TRIBUNNEWS.COM - Tim kabaddi Bali membawa pulang empat medali emas dari Kejurnas Kabaddi 2026 yang berlangsung di GOR Universitas Negeri Jakarta (UNJ), 1–3 September 2026.
Tiga emas di antaranya disumbangkan atlet asal Kabupaten Klungkung.
Tiga emas tersebut diraih dalam pertandingan pada 2–3 September melalui tiga nomor berbeda.
Habi Zidan menjadi juara pada nomor Standar Kabaddi Putra, I Kadek Angga Surya Widarma meraih emas di nomor Super Five Putra, sedangkan Cindy Nayla Putri dan Ni Nengah Widyani mempersembahkan emas dari nomor Standar Kabaddi Putri.
Para atlet Klungkung tersebut berada di bawah asuhan pelatih Rizky Hadinata Zulfani.
Satu emas lainnya untuk Bali disumbangkan atlet dari kabupaten/kota lain di Bali.
Hasil tersebut membuat Klungkung menjadi salah satu daerah yang memberi kontribusi besar terhadap raihan Bali dalam Kejurnas Kabaddi tahun ini.
Bagi pembinaan olahraga di Klungkung, capaian tersebut juga menjadi indikasi bahwa atlet daerah mampu bersaing dalam kompetisi nasional.
Ketua Umum Federasi Olahraga Kabaddi Seluruh Indonesia (FOKSI) Klungkung, Wayan Sukedana, mengapresiasi perjuangan atlet dan tim pelatih.
“Kami sangat bersyukur dan bangga atas capaian Tim Kabaddi Bali yang berhasil meraih empat medali emas. Tiga emas di antaranya berhasil dipersembahkan oleh atlet Klungkung. Ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim,” kata Sukedana.
Ia berharap hasil tersebut tidak berhenti sebagai pencapaian di satu kejuaraan, tetapi menjadi pemicu untuk memperkuat pembinaan kabaddi di Bali, khususnya Klungkung.
“Kami berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi generasi muda, khususnya di Bali dan Klungkung, untuk semakin mencintai dan mengembangkan olahraga kabaddi,” ujarnya.
Ketua KONI Kabupaten Klungkung Anak Agung Gde Anom juga mengapresiasi kontribusi tiga emas atlet Klungkung untuk Bali.
Menurutnya, hasil tersebut menunjukkan bahwa atlet Klungkung memiliki kemampuan untuk bersaing di level nasional sekaligus menjadi gambaran dari proses pembinaan yang berjalan.
“Kami dari KONI Klungkung tentu sangat bangga dan mengapresiasi perjuangan para atlet yang telah memberikan kontribusi tiga medali emas untuk Tim Kabaddi Bali. Ini merupakan prestasi yang luar biasa dan menjadi bukti bahwa atlet-atlet Klungkung memiliki potensi untuk bersaing dan berprestasi di tingkat nasional,” katanya.
Ia meminta para atlet tidak cepat puas dengan hasil tersebut. Konsistensi latihan dan pembinaan menjadi hal penting agar prestasi kabaddi Klungkung dapat terus berkembang.
“Prestasi ini jangan berhenti sampai di sini. Kami berharap para atlet terus menjaga semangat, disiplin, dan konsistensi dalam berlatih. KONI Klungkung akan terus mendorong pembinaan olahraga agar semakin banyak atlet dari Klungkung yang mampu mengukir prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Kabaddi sendiri merupakan olahraga beregu yang menggabungkan kekuatan fisik, kecepatan, strategi, konsentrasi, keberanian, dan kerja sama tim.
Pemain harus mampu menyerang sekaligus bertahan dalam tempo permainan yang cepat.
Karena itu, keberhasilan Bali membawa pulang empat emas dari Kejurnas 2026 menjadi modal untuk melanjutkan pembinaan dan mempersiapkan atlet menghadapi kompetisi berikutnya.
Bagi Klungkung, tiga emas tersebut menjadi capaian penting sekaligus dorongan untuk terus melahirkan atlet kabaddi yang mampu bersaing di tingkat nasional.