TRIBUNWOW.COM - Wakil Presiden Amerika Serikat J.D. Vance mengakui kemungkinan militer AS melakukan kesalahan dalam insiden serangan yang mengenai pesta pernikahan di Iran.
Pernyataan tersebut disampaikan Vance pada Kamis (3/9/2026). Ia menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak bermaksud menargetkan warga sipil dalam konflik dengan Iran.
Namun, Vance menyebut insiden yang terjadi pada Selasa (1/9) malam kemungkinan merupakan kesalahan yang dilakukan militer AS.
Baca juga: Iran Singgung Rekam Jejak AS Bombardir Sipil usai CENTCOM Bantah Serangan di Sirik
Menurut Vance, Amerika Serikat kini tengah menyelidiki insiden tersebut. Ia juga mengatakan kejadian itu akan menjadi bahan evaluasi bagi militer AS untuk memperbaiki langkah mereka ke depan.
Sebelumnya, sebuah pesta pernikahan di Iran dilaporkan terdampak serangan udara Amerika Serikat.
Dalam insiden tersebut, lima orang dilaporkan meninggal dunia dan sekitar 70 orang lainnya mengalami luka-luka.
Baca juga: Trump Bicara Akhiri Perang dengan Iran, Pentagon Diam-diam Siapkan Pasukan
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghei mengecam serangan tersebut. Ia menilai insiden itu terjadi di kawasan sipil dan menyebutnya sebagai tindakan yang keji.
Pemerintah Amerika Serikat sendiri menegaskan bahwa pihaknya tidak menargetkan warga sipil. Sementara itu, penyelidikan terhadap insiden tersebut masih berlangsung.