Laporan Jurnalis TribunPapuaBarat.com, Matius Pilamo Siep
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Pengurus Federasi Olahraga Kabaddi Indonesia (FOKSI) Papua Barat berkomitmen mengembangkan cabang olahraga baru tersebut serta menyiapkan atlet berprestasi untuk bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
Komitmen tersebut disampaikan usai pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) I FOKSI Papua Barat di salah satu hotel di Manokwari, Papua Barat, Jumat (4/9/2026) malam.
FOKSI merupakan salah satu cabang olahraga baru yang kini mulai dikembangkan di Papua Barat.
Untuk memperluas struktur organisasi dan pembinaan olahraga, pengurus FOKSI Papua Barat telah menunjuk karateker di tujuh kabupaten.
Baca juga: FOKSI Papua Barat Serahkan Rekomendasi Dukungan untuk Yosias Saroy Jadi Caketum KONI
Tujuh kabupaten tersebut yakni, Teluk Bintuni, Kaimana, Fakfak, Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, dan Teluk Wondama.
Ketua Umum FOKSI Papua Barat, Hery Rumbin, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah program kerja untuk mendukung pembinaan dan pengembangan olahraga tersebut di Papua Barat.
Menurutnya, setelah kepengurusan terbentuk di tingkat provinsi, FOKSI akan melanjutkan pembentukan kepengurusan di tingkat kabupaten.
"FOKSI baru dibentuk di Papua Barat dan kami juga akan membentuk kepengurusan di tujuh kabupaten. Melalui Musprov I ini, kami telah melaksanakan penunjukan karateker untuk tujuh kabupaten," kata Hery.
Ia menjelaskan bahwa struktur organisasi terbentuk, FOKSI akan mulai melaksanakan berbagai program pembinaan, termasuk pelatihan dan penguatan sumber daya manusia di bidang olahraga.
"Setelah terbentuk, kami akan melakukan kegiatan pelatihan dan penguatan kepada wasit dan pelatih," ujarnya.
Selain menyiapkan pelatih dan wasit, FOKSI Papua Barat juga berencana menggelar kejuaraan daerah atau Kejurda di sejumlah wilayah.
Menurut Hery, kejuaraan tersebut akan menjadi salah satu sarana untuk menjaring atlet potensial di Papua Barat.
Atlet yang memiliki potensi selanjutnya akan dibina dan diberikan pelatihan secara berkelanjutan agar mampu meningkatkan kemampuan dan prestasi.
"Kejuaraan ini sekaligus untuk memperkenalkan olahraga baru yang terbentuk di Papua Barat kepada masyarakat," katanya.
Baca juga: Rapat Koordinasi dengan Empat Bank, Pemkab Kaimana Pastikan Dana SAMISAKA Tepat Sasaran
Hery menegaskan pihaknya berkomitmen membawa FOKSI Papua Barat ke arah yang lebih baik melalui pembinaan yang terencana dan berkelanjutan.
Ia berharap cabang olahraga tersebut ke depan mampu melahirkan atlet-atlet yang dapat membawa nama Papua Barat di berbagai kejuaraan.
Sementara itu, Sekretaris Umum FOKSI Papua Barat, Yolanda Y. Manufandu, mengatakan FOKSI sebagai cabang olahraga baru memiliki sejumlah target dan tantangan dalam memperkenalkan olahraga tersebut kepada masyarakat.
Menurutnya, salah satu program penting yang akan dilakukan adalah sosialisasi kepada masyarakat, termasuk di lingkungan sekolah.
"FOKSI ini masih baru, maka kami mempunyai tugas untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat maupun sekolah-sekolah," kata Yolanda.
Ia berharap karateker yang telah ditunjuk di tujuh kabupaten dapat segera menjalankan tugas dan tanggung jawab dalam membentuk struktur kepengurusan di daerah masing-masing.
Selain itu, pengurus di tingkat kabupaten diharapkan dapat mulai memperkenalkan FOKSI sekaligus melakukan pembinaan terhadap atlet-atlet potensial.
"Setelah FOKSI Papua Barat terbentuk, diharapkan setiap karateker yang dibentuk di tujuh kabupaten dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab, mulai dari penyusunan struktur hingga pembinaan atlet," ujarnya.
Menurut Yolanda, pembinaan atlet harus dilakukan sejak awal dan secara berkelanjutan agar FOKSI Papua Barat memiliki atlet yang siap mengikuti berbagai kejuaraan.
Baca juga: PKBM Kasih Rumbai Koteka Teluk Bintuni Gelar MPLS Tahun Ajaran 2026/2027
Ia menilai, pembinaan tidak boleh dilakukan secara mendadak hanya ketika sebuah pertandingan atau kejuaraan akan berlangsung.
"Hal itu agar atlet sudah disiapkan. Jangan nanti ketika ada event baru kita mulai mencari atlet. Ketika akan mengikuti event, atletnya sudah ada dan siap bertanding," katanya.
Yolanda berharap FOKSI dapat berkembang menjadi salah satu cabang olahraga yang diminati masyarakat Papua Barat, khususnya generasi muda dan anak-anak Papua.
Dengan semakin luasnya pembinaan dan bertambahnya jumlah atlet yang terlibat, ia optimistis FOKSI Papua Barat mampu berkembang dan meraih prestasi bagi daerah.
"Kami berharap FOKSI dapat menjadi salah satu cabang olahraga primadona dan semakin banyak atlet, terutama anak-anak Papua, yang bergabung dan dapat memberikan prestasi bagi cabang olahraga baru ini," tutupnya. (*)