Grid.ID - Berikut ini kronologi pemuda dibacok di Jakbar (Jakarta Barat) saat dalam perjalaan pulang ke rumah. Polisi mengungkap penyebab di baliknya.
Seorang pemuda dibacok oleh orang tak dikenal di Cengkarang, Jakarta Barat. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (3/9/2026) dini hari.
Korban pembacokan diketahui bernama Axcel. Sementara dua temannya yang bernama Fajar dan samuel dianiaya hingga memar di tubuhnya. Lantas bagaimana kronologinya?
Kronologi
Peristiwa bermula saat ketiga korban hendak pulang usai nongkrong di kawasan Pasar Rakyat Cengkareng. Namun saat di jalan, mereka disalip oleh orang tak dikenal.
Ketiga korban lalu menertawakan dua pelaku yang terjatuh saat mengendarai motor. Hal ini diduga menjadi penyebab tersangka merasa tersinggung.
"Setelah nongkrong dari PRC, para korban ini berjalan kembali ke rumahnya. Namun, pada saat di jalan, mereka disalip oleh dua orang yang tidak dikenal oleh korban," kata Kapolsek Cengkareng AKP Rahis Fadhillah, dikutip dari Kompas.com.
"Tersangka merasa tersinggung karena ketiga korban tersebut tertawa," tambah Rahis.
Kedua pelaku yang tersinggung mengajak rekan-rekannya hingga akhirnya melakukan pembacokan. Dalam kasus ini, Rahis menyebut pihaknya telah memeriksa dua orang korban.
"Salah satu korban mengalami luka yang cukup serius di bagian lengan kiri, sementara dua korban lainnya mengalami memar serta luka-luka di area wajah," papar Rahis.
Saat ini pihak kepolisian bergerak cepat memburu para pelaku yang identitasnya telah dikantongi. Berdasarkan pengembangan penyelidikan, terdapat dua orang tersangka tambahan yang kini masukd alam daftar pencarian orang (DPO).
"Untuk saat ini, berdasarkan hasil penyelidikan, kurang lebih ada dua tersangka yang masih dalam pencarian. Kami upayakan secepat mungkin kasus ini dapat diungkap," ujar Rahis, dikutip dari Tribun Jakarta.
Kronologi pemuda dibacok di Jakbar (Jakarta Barat) terjadi saat korban sedang dalam perjalaan pulang ke rumah. Polisi mengungkap penyebab di baliknya yang mana diduga karena tersangka merasa tersinggung dengan korban.