TRIBUNPADANG.COM, PADANG — Isak tangis keluarga dan kerabat mengiringi pelepasan jenazah Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Syaiful Bahri atau akrab disapa Pung, di Kantor Gubernur Sumbar, Sabtu (5/9/2026).
Syaiful Bahri meninggal dunia pada Sabtu pagi sekitar pukul 04.00 WIB di RSUP Dr. M. Djamil Padang.
Usai disemayamkan di rumah duka, jenazah Syaiful kemudian dibawa ke Kantor Gubernur Sumbar pada Sabtu siang untuk disalatkan dan dilepas secara resmi oleh Pemerintah Provinsi Sumbar.
Baca juga: Kabar Duka dari Pemprov Sumbar, Kadis Kebudayaan Syaiful Bahri Meninggal Dunia
Pantauan TribunPadang.com, setibanya di kompleks Kantor Gubernur Sumbar, jenazah langsung diturunkan dari ambulans oleh sejumlah personel Satpol PP dan orang terdekat almarhum.
Jenazah kemudian dibawa menuju Masjid Baitul Auliya yang berada di lingkungan Kantor Gubernur Sumbar untuk disalatkan.
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah tampak mengimami salat jenazah Syaiful Bahri.
Usai salat, Mahyeldi juga terlihat ikut mengangkat jenazah almarhum dari dalam masjid sebelum dibawa menuju aula Kantor Gubernur Sumbar.
Suasana haru semakin terasa saat jenazah berada di dalam aula.
Isak tangis keluarga pecah mengiringi kepergian Syaiful Bahri.
Istri dan anak almarhum tampak tak kuasa menahan kesedihan.
Sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), anggota DPRD Sumbar, Ketua Lembaga Kerapatan Adat Minangkabau (LKAM), serta jajaran staf Dinas Kebudayaan Sumbar turut hadir memberikan penghormatan terakhir.
Dalam sambutannya, Mahyeldi meminta seluruh pihak yang hadir untuk memaafkan Syaiful Bahri apabila selama hidupnya pernah melakukan kesalahan.
"Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Apabila beliau pernah khilaf, saya mohon beliau dimaafkan. Karena Pemerintah Provinsi sangat kehilangan dengan kepergian beliau," kata Mahyeldi.
Mahyeldi mengatakan, Syaiful Bahri telah menghabiskan sebagian besar pengabdiannya di pemerintahan.
Almarhum diketahui pernah menjadi ASN di lingkungan Pemerintah Kota Padang Panjang, kemudian menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, hingga dipercaya sebagai Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumbar.
"Saya mohon kita semuanya kiranya untuk mengirimkan Al-Fatihah untuk beliau. Semoga beliau di tempatkan di sisi orang beriman," ujarnya.
Mahyeldi juga meminta keluarga yang ditinggalkan dapat mengikhlaskan kepergian Syaiful Bahri.
"Saya mewakili Pemerintah Provinsi Sumbar sangat berduka atas kepergian beliau. Keluarga yang ditinggalkan saya mendoakan untuk bisa mengikhlaskan kepergian beliau, agar beliau pergi dengan tenang," katanya.
Sebelumnya, kabar meninggalnya Syaiful Bahri disampaikan melalui akun resmi Pemprov Sumbar.
Mahyeldi menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar tersebut.
"Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Pak Pung," ujar Mahyeldi.
Mahyeldi mengenang Syaiful sebagai sosok yang baik dan penuh dedikasi.
Ia mengaku telah mengenal almarhum sejak masih menjabat sebagai Wali Kota Padang dan telah memercayakan sejumlah tugas kepadanya.
"Beliau adalah pribadi yang baik dan penuh dedikasi. Sejak saya menjabat sebagai Wali Kota Padang, saya sudah mengenal beliau dan memercayakan berbagai posisi dan tugas kepada beliau. Semua tugas dijalankan dengan baik dan penuh dedikasi," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumbar Firdaus Firman membenarkan kabar meninggalnya Syaiful Bahri.
"Betul, Pak Pung (Syaiful Bahri) meninggal dunia," kata Firdaus kepada TribunPadang.com.
Firdaus mengaku tidak mengetahui almarhum memiliki riwayat penyakit sebelumnya.
"Yang saya dengar tidak ada punya penyakit sebelumnya," jelasnya.
Firdaus mengatakan, dirinya masih sempat bertemu dengan Syaiful Bahri pada Rabu (2/9/2026) di Bukittinggi dalam kegiatan pembukaan acara PKK Provinsi Sumbar.
"Terakhir saya bertemu beliau pada hari Rabu lalu di Bukittinggi di acara pembukaan acara PKK. Beliau duduk di sebelah saya," ungkapnya.
Syaiful Bahri meninggal dunia dalam usia 59 tahun.