Alasan Manchester United tak merekrut Nicolas Tagliafico setelah mempertimbangkan “kesepakatan rahasia” jelang tenggat waktu
Hendra Wijaya September 05, 2026 05:30 PM

Manchester United pada akhirnya gagal mendapatkan bek kiri baru pada bursa transfer musim panas ini. Setan Merah menghabiskan sebagian besar jendela transfer dengan memusatkan perhatian pada penguatan lini tengah, dengan merekrut Andrey Santos, Youri Tielemans, dan Carlos Baleba.

Posisi bek kiri juga menjadi prioritas bagi raksasa Inggris itu pada musim panas ini, terlebih karena Luke Shaw sudah melewati usia 30 tahun. Kontrak full-back veteran tersebut akan habis pada akhir musim ini, yang semakin membuat situasi menjadi rumit bagi INEOS.

Meski pemain Inggris itu tampil sebagai starter di setiap pertandingan Liga Primer musim lalu, klub tetap merasa perlu menyiapkan rencana suksesi untuk masa depan. Sejumlah kandidat, baik yang sedang naik daun maupun yang sudah mapan, dipantau untuk peran tersebut, termasuk Lewis Hall dari Newcastle United, Alejandro Balde dari Barcelona, dan David Raum dari RB Leipzig.

Namun, United gagal mengamankan satu pun target bek kiri mereka dan menutup musim panas tanpa menambah pelapis untuk Shaw ke dalam skuad. Jurnalis ternama Fabrizio Romano kini mengungkap satu nama mengejutkan yang juga sempat dipertimbangkan sebagai opsi untuk posisi itu.

Berbicara di podcast Here We Go, Romano mengatakan bahwa United mempertimbangkan Nicolas Tagliafico pada hari-hari terakhir bursa transfer musim panas, tetapi pada akhirnya memilih untuk tidak melanjutkan langkah tersebut. Ia berkata: “Satu kesepakatan rahasia yang tidak diketahui siapa pun?”

“Saya bisa memberi tahu Anda bahwa, misalnya, salah satu pemain yang dipertimbangkan Manchester United untuk posisi bek kiri, karena kita tahu mereka memang mencari bek kiri, adalah juga Nicolas Tagliafico.”

“Man United memiliki Nicolas Tagliafico sebagai kemungkinan pada hari-hari terakhir bursa transfer. Lalu mereka memutuskan untuk tidak melanjutkannya karena beberapa alasan.”

“Jadi itu adalah keputusan internal United, bukan keputusan si pemain atau pihak lain. Jadi itu memang sedang dipertimbangkan. Katakanlah seperti ini, bersama nama-nama lain, Ian Maatsen dan Alejandro Balde.”

United sebenarnya sudah memiliki bek kiri berpengalaman dalam diri Luke Shaw, yang usianya sudah melewati 30 tahun, sehingga bisa dipahami mengapa kepindahan Tagliafico tidak terwujud. Meski begitu, pemain Argentina itu sempat menunjukkan alasan kuat untuk direkrut pada Piala Dunia FIFA 2026, ketika ia tampil meyakinkan di posisi bek kiri.

Pemain berusia 34 tahun itu menjadi starter dalam lima dari delapan pertandingan La Albiceleste di turnamen tersebut, termasuk final, yang mereka kalah 1-0 dari Spanyol setelah perpanjangan waktu. Tagliafico juga sangat berpengalaman di level klub, dan pernah bermain di bawah mantan manajer United Erik ten Hag saat di Ajax.

Musim lalu, pemain Argentina itu mencatatkan tiga assist dalam 30 penampilan di semua kompetisi bersama Lyon.

Tagliafico kini memasuki tahun terakhir dalam kontraknya dengan raksasa Ligue 1 tersebut dan seharusnya bisa menjadi opsi yang terjangkau bagi United. Namun, INEOS juga tidak bisa disalahkan karena pada akhirnya menghentikan pengejaran itu.

United mengambil risiko dengan tidak merekrut bek kiri baru pada musim panas ini, dan bisa saja menyesali keputusan tersebut seiring berjalannya musim. Namun, situasi ini juga dapat menjadi peluang bagi bintang muda seperti Harry Amass untuk memanfaatkannya sebaik mungkin.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.