TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kepala SMKN 2 Raha, Sitti Sukarwin memberikan perhatian serius kepada siswanya IR yang menjadi korban lemparan batu saat perjalanan pulang sekolah, pada Kamis (3/9/2026).
Begitu menerima informasi insiden tersebut, Sitti bersama jajaran guru langsung bergegas mendatangi rumah sakit tempat IR menjalani perawatan intensif.
Mereka juga siap menanggung seluruh biaya pengobatan korban selama pelaku belum tertangkap.
Sebagai bentuk tanggung jawab moral dan institusional, Sitti bersama para guru juga mendatangi kediaman IR guna memastikan kondisi kesehatan siswanya terus membaik serta memberikan penguatan psikologis kepada pihak keluarga.
"Kami sudah bertemu dengan orang tuanya, dan memastikan korban dirawat dengan baik," imbuhnya saat dikonfirmasi TribunnewsSultra.com, Sabtu (5/9/2026).
Baca juga: Siswa SMK di Kendari Jadi Korban Lemparan Batu OTK Sepulang Sekolah, Pelipis dan Hidung Luka
Meskipun peristiwa tersebut terjadi di luar jam pelajaran dan di luar lingkungan fisik sekolah, Sitti menegaskan bahwa keselamatan peserta didik tetap menjadi prioritas utama.
Terlebih, insiden menimpa IR saat dalam perjalanan pulang usai menuntut ilmu di sekolah.
Sebelumnya IR menjadi korban lemparan batu oleh orang tak dikenal pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 13.50 Wita.
Saat melintas di Jalan Tengiri, Kecamatan Batalaiworu, kendaraan korban berpapasan dengan sebuah sepeda motor Yamaha Fino putih yang ditumpangi dua orang berpakaian seragam salah satu SMA di Raha.
Tanpa alasan yang jelas, seseorang dari pemotor tersebut tiba-tiba melemparkan batu bata ke arah korban.
Lemparan itu mengenai tangan IR dan mengakibatkan luka memar hingga korban harus dilarikan ke fasilitas medis terdekat. (*)
(TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono)