Laporan Wartawan TribunJatim.com, Dya Ayu
TRIBUNJATIM.COM, BATU - Budaya membaca kini mulai menurun akibat penggunaan gawai yang semakin marak dan tak terkendali karena zaman.
Meski demikian cafe Janus Coffee and Roastery yang berada di Jalan Munif No.3, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur, tetap mempertahankan dan juga menyuguhkan tempat untuk bagi pembaca buku yang nyaman.
Bahkan cafe dua lantai ini melakukan renovasi total untuk bisa membuat pengunjung agar merasa nyaman dan cozy untuk bekerja dari cafe atau work from cafe.
Begitu masuk ke dalam cafe yang berada di kawasan Alun-Alun Kota Batu ini, pengunjung dapat merasakan kenyamanan spot-spot membaca, dengan menu minuman dan makanan yang nikmat.
Tak hanya nyaman untuk membaca, cafe ini juga menjadi salah satu cafe estetik di Kota Batu yang bisa digunakan untuk berfoto instagramble.
Baca juga: Agus Suyadi Eks Kepala UPT Pasar Induk Among Tani Kota Batu Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi
“Benar, kami melakukan renov untuk lebih memberikan kenyamanan bagi pengunjung yang ingin membaca maupun Work From Cafe. Khusus untuk lantai dua nanti akan kami siapkan rak-rak buku yang bisa dibaca pengunjung,” kata Barista Janus, Rejelitha kepada TribunJatim.com, Sabtu (5/9/2026).
Sebelumnya cafe ini juga telah mengusung konsep Library Cafe dengan koleksi buku yang beraneka ragam, seperti novel, sastra, edukasi maupun komik.
Library cafe merupakan tempat bisa untuk ngopi sekaligus menggabungkan fungsi ruang baca yang santai.
“Selama renovasi kemarin beberapa pengunjung juga sempat nanya, karena mau membaca,” ujarnya.
Rere panggilan akrabnya tak menampik saat ini minat membaca memang sudah menurun dibanding beberapa tahun belakangan, namun cafe tempat ia bekerja tetap mempertahankan konsep library cafe agar selain menarik pengunjung untuk datang, juga meningkatkan minat baca yang mulai menurun.
Konsep library cafe ini diusung karena pengunjung yang datang ke Janus Cafe tak hanya dari kalangan anak muda saja, namun juga kalangan orang dewasa yang ingin menghabiskan waktu, khususnya saat akhir pekan.
Sementara itu salah satu pengunjung, Monica mengaku ia sengaja datang ke cafe ini untuk mencari tempat yang nyaman untuk membaca buku yang ia bawa dari rumah.
Menurutnya membaca di cafe lebih santai dengan kudapan dan minuman kopi yang sudah kerap ia beli.
“Saya memang sudah sering di sini. Lokasinya strategis di dalam kawasan Alun-alun yang ramai, tapi begitu masuk cafe rasanya sepi dan nyaman. Tidak berisik juga tempatnya. Beberapa kali ke cafe lain pengunjungnya berisik, jadi tidak nyaman untuk membaca buku,” terang Monica.
Selain tempatnya yang nyaman, tempat ini juga terkenal karena melakukan proses roasting biji kopinya secara mandiri serta menawarkan pemandangan langsung ke arah keramaian Alun-Alun Kota Batu dari area lantai duanya.