Komplotan Pencuri Bobol Trafo di Ponorogo, Warga Sempat Mengira Petugas PLN
Samsul Arifin September 05, 2026 07:14 PM

 


Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pramita Kusumaningrum 

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Aksi pencurian dengan modus tak biasa terjadi di tepi Jalan Raya Ponorogo-Pacitan, tepatnya di Dukuh Krajan, Desa Tugurejo, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Sebuah trafo listrik yang berada di pinggir jalan dibongkar hingga bagian dalamnya oleh gerombolan pencuri.

Aksi tersebut terjadi pada Jumat (4/9/2026) dini hari.

Para pelaku diduga datang menggunakan mobil dan berjumlah lebih dari empat orang.

Mereka kemudian naik ke tiang untuk melepaskan trafo yang terpasang di jaringan listrik.

Ironisnya, aksi tersebut berlangsung tanpa menimbulkan kecurigaan warga. Orang-orang yang melintas justru mengira gerombolan tersebut merupakan petugas PLN yang sedang melakukan perbaikan jaringan listrik.

“Iya trafo pinggir jalan jalan itu lo mbak. Dekat SDN 2 Tugurejo, agak ke barat dikit 200 meter yang dicuri,” ungkap Kepala Desa Tugurejo, Siswanto, Sabtu (5/9/2026).

Menurut Siswanto, keberadaan trafo yang hilang baru diketahui pada Jumat pagi. Warga yang melihat kondisi tersebut kemudian melaporkannya kepada PLN dan kepolisian.

“Warga yang melintas justru mengira mereka merupakan petugas PLN yang tengah memperbaiki jaringan listrik. Ya warga diam saja. Kejadiannya Jumat, 4 September 2026 dini hari,” katanya.

Baca juga: Tak Sempat Menghindar, Pemotor Tabrak Babi Hutan di Jalan Raya Ngumpul-Sumoroto Ponorogo

Trafo Dibongkar, Bagian Dalam Diambil

Siswanto menjelaskan, trafo yang menjadi sasaran pencurian berada di dekat SDN 2 Tugurejo, sekitar 200 meter ke arah barat. Pelaku tidak hanya mengambil kabel yang berada di dalam trafo, tetapi juga membongkar dan melepaskan trafo dari tiangnya.

Bagian dalam trafo, termasuk kumparan dan lempengan komponennya, turut dibongkar dan diambil oleh pelaku.

“Ketahuannya paginya, ada warga lihat. Kok trafonya hilang. Akhirnya lapor pln, polisi juga,” papar pria yang telah memimpin Desa Tugurejo sejak 2014 ini.

Berdasarkan keterangan warga yang sempat melihat aktivitas tersebut, pelaku diduga berjumlah lebih dari empat orang. Sebagian pelaku disebut turun langsung membongkar trafo, sementara lainnya menunggu di dalam mobil.

“Lebih dari empat orang, lebih dari empat orang. Oh. Iya, karena membawa atau menurunkan trafo yang mungkin beratnya itu di atas, iya di atas 3 ton, itu enggak mungkin kalau cuma dua tiga orang jelas enggak mungkin itu,” tegasnya.

Kades Imbau Warga Aktifkan Siskamling

Siswanto menyebut pencurian trafo tersebut merupakan kejadian pertama yang terjadi di wilayah desanya. Namun, dia mengakui aksi pencurian belakangan ini cukup marak terjadi di sejumlah wilayah.

Karena itu, dia mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing.

“Artinya kita sekali lagi harus meningkatkan kewaspadaan. Hm-mm. Kita dari desa sendiri juga menghimbau kepada masyarakat kembali kita mengaktifkan kegiatan siskamling,” urainya.

Polisi Periksa Saksi dan Lakukan Penyelidikan

Kapolsek Slahung, AKP Pitoyo, menyatakan telah menerima laporan terkait pencurian trafo yang berada di jalur nasional antara Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Pacitan tersebut.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), trafo sudah tidak berada di lokasi. Namun, polisi menemukan bekas rangkaian trafo yang diduga dilepas oleh pelaku.

“Di sekitar ada bekas rangkaian trafo yang ditetel (dilepas) oleh terduga pelaku,” tegas mantan Kapolsek Sukorejo, Polres Ponorogo ini.

Menurut AKP Pitoyo, bagian yang diambil oleh terduga pelaku merupakan komponen di dalam trafo, di antaranya kumparan dan lempengan.

Polisi juga telah melakukan olah TKP bersama Satreskrim Polres Ponorogo setelah menerima laporan kehilangan trafo di Desa Tugurejo.

“Kami juga memeriksa saksi-saksi dari pihak masyarakat juga kita sudah minta keterangan, seperti itu. Sementara di situ, karena kita lakukan lidik. Kita juga koordinasi sama Polres juga untuk lakukan lidiknya,” pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.