BANGKAPOS.COM - Prediksi daftar pemain Timnas Indonesia jelang FIFA ASEAN Cup 2026 mendadak jadi sorotan hangat sejumlah media asal Vietnam.
Kabar mengenai kekuatan skuad Garuda yang beredar luas di media sosial tersebut memicu perhatian publik sepak bola Asia Tenggara.
Meskipun PSSI belum memberikan rilis resmi, rumor hadirnya deretan nama mentereng di bawah asuhan John Herdman membuat media asing bergerak cepat mengulasnya.
SUPERBALL.ID - Media asal Vietnam baru-baru ini menyoroti bocoran skuad mewah Timnas Indonesia berisi 26 pemain yang belakangan beredar di media sosial.
PSSI sejatinya belum merilis daftar resmi 26 pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 yang dimulai pada 24 September.
Namun, bocoran 26 pemain yang akan memperkuat tim asuhan John Herdman itu mulai beredar luas di media sosial.
Mayoritas pemain dalam daftar tersebut dihuni oleh nama-nama yang saat ini berkarier di luar negeri alias abroad.
Ada pula beberapa pemain yang sebelumnya masuk dalam skuad Timnas Indonesia di ASEAN Championship 2026.
Meski belum diumumkan secara resmi, bocoran skuad Timnas Indonesia sudah mendapat sorotan dari sejumlah media Vietnam.
Salah satunya adalah Soha, yang menilai skuad Indonesia di FIFA ASEAN Cup sangat berbeda dengan ASEAN Championship 2026.
Di ASEAN Championship 2026, John Herdman tidak bisa memanggil para pemain yang berkarier di Eropa untuk membela timnya.
Akibatnya, Indonesia tampil mengecewakan dengan tersingkir di babak penyisihan grup usai finis di posisi ketiga Grup A.
Menurut Soha, hadirnya para pemain yang berkarier di luar negeri membuat tim tuan rumah berpotensi melaju jauh di FIFA ASEAN Cup 2026.
"Indonesia telah membentuk skuad yang menampilkan banyak bintang yang saat ini bermain di Eropa, Australia, dan Amerika Serikat dengan tujuan untuk bersaing memperebutkan gelar FIFA ASEAN Cup 2026."
"Kembalinya kelompok pemain ini memberikan Indonesia tampilan yang sama sekali berbeda dibandingkan dengan ASEAN Championship 2026."
"Sebelumnya, Indonesia tidak dapat memanggil 14 pemain karena turnamen tersebut tidak ada dalam kalender FIFA, sehingga menghadapi banyak kesulitan dari segi personel dan tersingkir lebih awal."
"Dengan keuntungan bermain di kandang sendiri dan skuad yang sangat kompetitif, Indonesia diharapkan dapat melaju jauh di turnamen ini," tulis Soha.
Senada dengan Soha, Van Hoa menilai kehadiran para pemain diaspora memberikan keuntungan besar bagi Indonesia.
Van Hoa mengatakan kehadiran para pemain tersebut membuat Indonesia menjadi salah satu kandidat terkuat untuk meraih gelar juara.
"Timnas Indonesia bersiap untuk membawa skuad yang sangat kuat ke FIFA ASEAN Cup 2026 dengan mayoritas pemain yang saat ini bermain di Eropa."
"Hal ini memberikan keuntungan besar bagi tim tuan rumah dalam ambisi mereka untuk memenangkan gelar FIFA ASEAN Cup pertama mereka."
"Jika John Herdman menggunakan susunan pemain ini di FIFA ASEAN Cup, Indonesia akan menampilkan inti tim yang sangat berbeda dibandingkan dengan yang digunakan di ASEAN Championship baru-baru ini."
"Kemampuan untuk mengerahkan hampir semua pemain naturalisasi dan diaspora terbaik yang saat ini bermain di Eropa, Australia, dan AS menjadikan Indonesia salah satu kandidat terkuat untuk meraih gelar FIFA ASEAN Cup 2026," tulis Van Hoa.
Baca juga: Prediksi Skor Timnas Indonesia U20 vs Australia dan Klasemennya di Kualifikasi Piala Asia U20 2027
Skuad Mewah Timnas Indonesia
Sejauh ini, skuad Timnas Indonesia bakal menjadi tim paling mewah di turnamen FIFA ASEAN Cup 2026.
Sederet pemain Tim Garuda berkarir di klub luar negeri, delapan di antaranya bermain di liga top Eropa.
Mereka tersebar di klub liga Eredivisie Belanda, Serie A Italia, Bundesliga Jerman, Ligue 1 Prancis, Eredivisie Belanda dan terbaru La Liga Spanyol.
Delapan pemain tersebut antara lain Emil Audero, Maarten Paes, Jay Idzes, Kevin Diks, Calvin Verdonk, Ole Romeny, Justin Hubner dan Miliano Jonathans.
Terbaru, Emil Audero kiper Timnas Indonesia baru saja pindah ke klub La Liga, Rayo Vallecano.
Meski belum diumumkan secara resmi melalui laman resmi atau media sosial klub, nama Emil Audero telah terdaftar di situs resmi La Liga per 1 September 2026.
Kiper berusia 29 tahun tersebut didaftarkan oleh Rayo Vallecano dengan status pinjaman dari klub Serie A Liga Italia, Como 1907.
Dengan masuknya nama Audero ke kompetisi kasta tertinggi Spanyol, praktis hanya Premier League atau kasta teratas Liga Inggris yang belum dihiasi oleh keberadaan pilar Skuad Garuda pada musim ini.
Sebelum kepindahan Audero ke Spanyol, Indonesia telah memiliki tiga nama yang berkiprah di tiga dari lima liga top Benua Biru.
Audero sendiri memilih untuk pindah ke Rayo Vallecano setelah Como memutuskan untuk memboyong Robert Sanchez dari Chelsea.
Kepindahan Sanchez membuat posisi Audero semakin terjepit.
Pasalnya, sebelum kedatangan Sanchez saja, sosok kelahiran Mataram ini hanya menjadi pelapis bagi kiper utama Como, Jean Butez.
Dengan kedatangan Sanchez, Emil Audero berisiko tergeser menjadi pilihan ketiga.
Maka dari itu, ia pada akhirnya memilih untuk pindah dengan harapan mendapat kesempatan bermain lebih banyak bersama Rayo Vallecano.
Sebelumnya, saat menjalani masa peminjaman di Cremonse pada musim 2025-2026, Audero mendapat banyak menit bermain.
Selema membela La Cremo, ia menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang.
Meski mencatatkan sejumlah penampilan krusial selama masa peminjaman, performa solid Audero belum mampu menyelamatkan Cremonese dari jurang degradasi ke Serie B.
Di Serie A kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, memperkuat Sassuolo sejak musim panas 2025 setelah dua musim sebelumnya membela Venezia.
Sementara itu di Bundesliga Jerman, Kevin Diks tampil mengesankan bersama Borussia Mönchengladbach hingga didapuk menjadi wakil kapten tim.
Satu wakil lainnya berlaga di Ligue 1 Prancis melalui Calvin Verdonk.
Bergabung dengan Lille dari NEC Nijmegen sejak musim panas 2025, Verdonk bahkan kini berkompetisi di ajang Liga Champions musim ini.
Belum lama ini striker Timnas Indonesia Ole Romeny juga bergabung dengan Fortuna Sittard klub yang dibela Justin Hubnerr di Eredivisie yang merupakan kasta tertinggi Liga Belanda.
Di Eredivisie juga ada penyerang sayap Miliano Jonathans yang bermain untuk Excelsior Rotterdam, dengan status pinjaman dari FC Utrecht.
Satu lagi kiper utama Tim Garuda Maarten Paes yang bergabung dengan Ajax Amsterdam pada tanggal 2 Februari 2026.
Kiper berdarah Indonesia dari sang nenek yang lahir di Pare, Kediri, Jawa Timur ini didatangkan dari klub Major League Soccer (MLS), FC Dallas, pada bursa transfer musim dingin.
Paes menandatangani kontrak berdurasi 3,5 tahun yang mengikatnya di Johan Cruijff ArenA hingga 30 Juni 2029.
Kehadiran para pemain Timnas Indonesia di Spanyol, Italia, Jerman, Prancis, dan Belanda tersebut tentu menjadi hal yang membanggakan bagi para penikmat sepak bola Tanah Air.
Kini, mereka tinggal menantikan momentum hadirnya pemain Indonesia pertama yang mampu menembus ketatnya persaingan di Premier League.
Kompetisi tersebut kerap dianggap sebagai liga terbaik di dunia.
Baca juga: Hasil Kualfikasi Piala Asia U20 2027 : Timnas Indonesia Hampir, Vietnam Gagal Lolos, Cek Daftarnya
Deretan Pemain Diaspora Timnas Indonesia
Timnas Indonesia yang bakal banyak berubah karena kehadiran sederet pemain pilar yang bermain di klub luar negeri.
Berbeda dengan komposisi skuad Timnas Indonesia yang berpeluang besar berubah.
Di Piala AFF 2026, Garuda Muda tidak diperkuat sederet pemain diaspora yang merumput di klub luar negeri.
Klub tempat mereka bernaung tidak wajib melepas pemainnya untuk membela Timnas Indonesia di ajang empat tahunan yang bukan agenda resmi FIFA.
Kini, di FIFA ASEAN Cup edisi perdana yang digelar resmi oleh FIFA, mereka bakal mendapat izin klub masing-masing.
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman bakal mendapat banyak amunisi dari kehadiran pemain abroad.
Jay Idzes, Kevin Diks, Calvin Verdonk, Ole Romeny, hingga striker baru Mitchell Baker merupakan beberapa nama dari sederet pemain pilar Indonesia.
Jika semua pemain diaspora itu bisa bergabung, Timnas Indonesia bakal menjadi skuad termahal di turnamen bergengsi di kawasan Asia ini.
Merujuk data Transfermarkt, total nilai pasar skuad Timnas Indonesia saat ini berada di kisaran angka €9,43 juta atau sekitar Rp 163,82 miliar hingga Rp 179,17 miliar.
Untuk itu, PSSI menargetkan kepada John Herdman bisa memboyong tropi juara FIFA ASEAN Cup edisi perdana yang akan dihelat 24 September hingga 3 Oktober 2026.
"Ya, kita berharap juara lah," ujar Sekjen PSSI, Yunus Nusi kepada awak media di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (26/8/2026) dilansir dari Bolasport.
"Kapan kita melihat bahwa hampir semua pemain-pemain ini bisa ikut, tentu kita berharap anak-anak ini dapat berprestasi," tegas Yunus Nusi.
Yunus menyebut Ketua Umum PSSI Erick Thohir sudah berkomunikasi dengan pelatih John Herdman.
Ajang tersebut diharapkan menjadi momentum bagi Skuad Garuda untuk meraih prestasi.
Terlebih lagi, Indonesia bertindak sebagai tuan rumah dengan menyiapkan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, dan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.
Dalam turnamen ini, Timnas Indonesia dipastikan bergabung di Grup A bersama Malaysia, Singapura, dan Bangladesh yang kabarnya menggantikan India.
Meski demikian, PSSI menyatakan komposisi peserta masih dinamis.
Sementara itu, Grup B dihuni Thailand, Vietnam, Filipina, dan Pakistan.
Yunus Nusi mengatakan bahwa daftar lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 masih dinamis.
Namun, PSSI tetap memasang target tinggi untuk Skuad Garuda.
Ia optimistis Timnas Indonesia mampu meraih gelar juara karena komposisi pemain saat ini memungkinkan pelatih John Herdman menurunkan kekuatan terbaik.
Menurutnya, hampir semua pemain Timnas Indonesia, termasuk para pemain diaspora, berpeluang tampil dan membela Merah Putih.
Hal ini berbeda dengan turnamen yang tidak masuk kalender FIFA dan sering terkendala izin dari klub.
Kali ini, PSSI melihat peluang besar bagi para pemain andalan seperti Jay Idzes hingga Kevin Diks untuk bergabung bersama tim.
Untuk itu, PSSI menargetkan Timnas Indonesia mampu meraih gelar juara di turnamen baru tersebut.
Selain membahas target juara, publik juga menyoroti nasib pelatih John Herdman setelah Timnas Indonesia gagal di ASEAN Championship 2026.
Skuad Garuda bahkan gagal melaju ke semifinal dan harus tersingkir di fase grup.
Situasi tersebut membuat banyak pihak penasaran dengan hasil evaluasi terhadap John Herdman yang gagal membawa Timnas Indonesia melangkah jauh di ASEAN Championship 2026.
Menanggapi hal tersebut, Yunus Nusi menjelaskan bahwa keputusan mengenai masa depan pelatih berada di tangan Komite Eksekutif (Exco) PSSI.
"Itu urusan Executive Committee. Saya tidak wilayah saya di sana," ucap Yunus.
Kendati demikian, ia membeberkan bahwa Ketua Umum PSSI Erick Thohir sudah melakukan komunikasi intensif dengan pelatih asal Inggris tersebut.
Hasil evaluasi menunjukkan bahwa tim kepelatihan diminta melakukan persiapan yang jauh lebih matang demi mencapai target maksimal di FIFA ASEAN Cup 2026.
"Ketua Umum sudah komunikasi dengan pelatih dan tentu pelatih akan lebih lagi ke depan, khususnya mengenai FIFA ASEAN Cup, untuk mempersiapkan timnya sebaik mungkin," jelas Yunus Nusi.
"Dan kita berharap di dalam FIFA ASEAN ini Timnas Indonesia akan memberikan yang terbaik untuk sepak bola kita," tuturnya.
Dengan dukungan penuh dari federasi dan status sebagai tuan rumah, FIFA ASEAN Cup 2026 diharapkan menjadi panggung pembuktian bagi Timnas Indonesia untuk mengakhiri dahaga gelar di level regional.
Apalagi, Timnas Indonesia baru saja gagal total di ASEAN Championship 2026.
Di sisi lain, Vietnam berhasil meraih gelar juara secara beruntun dalam dua edisi terakhir ajang dua tahunan tersebut.
Di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia tergabung di Grup A Divisi Pertama bersama Timnas Malaysia, Timnas Singapura, dan Timnas Bangladesh.
Seluruh pertandingan Skuad Garuda di babak penyisihan grup akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Apabila mampu finis di posisi pertama Grup A, Indonesia akan langsung melaju ke partai final untuk menghadapi pemenang Grup B.
Sedangkan tim-tim di bawahnya akan menghadapi tim dengan peringkat yang sama dari Grup B dalam laga klasifikasi.
Baca juga: Adu Skuad Timnas Indonesia vs Singapura Jelang Matchday FIFA ASEAN Cup 2026
Daftar Pemain Timnas Indonesia Berpotensi Dipanggil Ikut TC
Kiper: Maarten Paes, Emil Audero, Cahya Supriyadi, Nadeo Arghawinata, Ernando Ari Sutaryadi.
Belakang: Jay Idzes, Elkan Baggott, Justin Hubner, Kevin Diks, Calvin Verdonk, Rizky Ridho, Jordi Amat, Dean James, Sandy Walsh, Shayne Pattynama, Dony Tri Pamungkas, Eliano Reijnders, Nathan Tjoe-A-On, Jacob Sayuri.
Tengah: Ivar Jenner, Thom Haye, Joey Pelupessy, Ricky Kambuaya.
Depan: Miliano Jonathans, Luke Vickery, Mitchell Baker, Ragnar Oratmangoen, Ole Romeny, Adrian Wibowo, Marselino Ferdinan, Egy Maulana Fikri, Beckam Putra.
Jadwal Lengkap Divisi Premier Grup A dan B FIFA ASEAN Cup 2026
Jumat, 25 September: Timnas Indonesia vs Singapura / 20.00 WIB / Stadion GBK
Senin, 28 September: Timnas Indonesia vs Malaysia / 20.00 WIB / Stadion GBK
Kamis, 1 Oktober: Timnas Indonesia vs Bangladesh / 19.30 WIB / Stadion GBK
Senin, 5 Oktober: Perebutan juara 3 / 16.00 WIB / Stadion GBK
Senin, 5 Oktober: Final / 20.00 WIB / Stadion GBK
(Bolasport/ Superskor Tribunnews/ Bangkapos.com)