Igor Tolic Blak-Blakan Bicarakan SoalPeminjaman Saddil Ramdani ke Persebaya
Kemal Setia Permana September 05, 2026 10:31 PM

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Persib melepas Saddil Ramdani jelang laga menghadapi PSM Makasar pada Indoensia Super League 2026/2027, di Stadion GBLA, Kota Bandung, Minggu (6/9/2026).

Padahal Saddil Ramdani termasuk pemain saat Persib menggelar launching tim di Bandung Arena.

Namun, menjelang laga perdana di Super League, terdapat informasi Saddil dipinjamkan ke Persebaya Surabaya untuk musim 2026/2027.

Terkait keputusan ini, Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, angkat bicara.

Tolic mengaku sudah membicarakan tentang apa yang diharapkan tahun ini.

"Ini pertama kalinya seseorang melakukan hal ini, jadi kita berusaha membangun, menciptakan tim dari bulan Juni, Juli, Agustus, dan kita belum selesai dengan ini sampai akhir Agustus karena semua pemain baru berkumpul, ada yang datang, ada yang pergi, dan tim nasional juga punya agenda sendiri," ujar Igor, di Stadion GBLA, Kota Bandung, Sabtu (5/9/2026).

Baca juga: Pemain Persib dan PSM Makassar Sama-sama Akui Laga Perdana Sulit, Marc Klok: Hanya Bidik Kemenanga

Igor menjelaskan jadi pada dasarnya, pihaknya baru menggelar sesi latihan bersama yang pertama pada tanggal 22 Agustus.

"Jadi tanggal 22 Agustus, seluruh tim baru latihan bersama, kecuali pemain yang cedera yang belum bisa bergabung. Jadi, kita terus bekerja, bekerja, bekerja, dan berusaha memprediksi berbagai hal,"

"Ini pertama kalinya dilakukan, pertama kali untuk manajemen, pertama kali untuk pemain, pertama kali untuk pelatih. Mungkin bagi Manchester City, bertanding di empat kompetisi itu hal biasa, tapi bagi kita, itu tidak biasa," ujar dia.

Igor mengaku masih mengumpulkan data, menimbang-nimbang, dan mengambil keputusan yang menjadi tanggung jawabnya.

"Saya mendapat dukungan dari Glenn, dari Haji (Umuh Muchtar), dari Stanley, dan semua orang untuk mengambil keputusan. Terkadang saya mengambil keputusan, tapi ada panduan yang jelas dalam keputusan itu," 

"Kita berusaha mencari solusi terbaik. Kita mencoba mencari solusi terbaik di tahun sebelumnya, dan juga tahun ini. Kita juga sudah menemukan solusi terbaik untuk Dion, dan kita juga akan menemukan solusi terbaik untuk Saddil, serta untuk semua orang," katanya.

Tapi, kata Igor, harus ada kompromi, harus ada solusi yang cocok untuk tim.

Baca juga: Bidik 3 Poin Saat Jamu PSM, Marc Klok Sebut Pertandingan Perdana Selalu Bawa Atmosfer Berbeda

"Jadi ini semua tentang tim, ini bukan tentang Marc Klok, bukan tentang Igor, bukan tentang Saddil atau Jupe. Ini tentang tim," ujar Igor.

Setelah semua ini selesai, kata Igir, akan lihat di akhir musim jika bertahan sampai akhir musim, di mana posisi timnya maka akan menganalisis dan melakukan perbaikan untuk tahun depan.

"Tapi kesalahan, analisis, dan perbaikan adalah satu-satunya cara. Jadi kamu melewati sesuatu untuk pertama kalinya, kamu memikirkannya, kamu melakukannya, kamu membuat kesalahan atau kamu melakukannya dengan baik, kamu menganalisis, kamu berkembang, dan kamu naik ke tingkat berikutnya," kata dia.

Namun Igor mengatakan, sekarang semua orang ingin memperbaiki sesuatu padahal belum mulai.

'Kita baru berusaha mengatur semuanya dan untuk mulai. Setelah kita mulai, baru kita lihat, pakah ini oke Atau tidak. Untuk Saddil, kita doakan yang terbaik untuknya, agar dia bahagia di tim yang baru," tuturnya.

Igor mengatakan, Saddil tidak banyak bermain tahun lalu, dia punya status di tim nasional, dan pihaknya ingin yang terbaik agar dia bisa bermain.

"Jadi kita punya Ragnar, kita punya Beckham, kita punya Berguinho, kita punya Menalo, siapa lagi,  Kita punya Peralta semua itu pilihan solusi. Dan dia (Saddil)  itu tidak bahagia jika hanya duduk di bangku cadangan," kata Igor. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.