SURYA.co.id, SURABAYA - Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, blak-blakan menyebut Allano menjadi salah satu penyebab timnya gagal meraih kemenangan atas tuan rumah Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Lampung, Sabtu (5/9/2026).
Masuknya Allano langsung mengubah permainan Bhayangkara Presisi Lampung FC. Tuan rumah menjadi lebih dominan dan bermain efektif, termasuk mencetak gol penyama kedudukan melalui Allano pada menit ke-60.
Sebelumnya, Persebaya lebih dulu unggul melalui gol Yann Mabella pada menit ke-13.
Gol Allano membuat pertandingan pekan pertama Super League 2026/2027 tersebut berakhir dengan skor imbang 1-1.
"Allano membuat perbedaan, bukan hanya pada golnya, tetapi juga bermain di belakang lini tengah kami, bermain di ruang-ruang kosong, dia menciptakan banyak peluang," kata Bernardo Tavares setelah pertandingan.
Baca juga: Pelatih Persebaya Kecewa Usai Ditahan Imbang Bhayangkara FC 1-1: Ada Peluang yang Terbuang
Allano sengaja dimasukkan oleh pelatih Bhayangkara FC pada menit ke-46.
"Dan jika kita perhatikan, Bhayangkara memiliki kemampuan untuk menempatkan Allano, yang memiliki statistik sangat bagus dari musim lalu," terang pelatih asal Portugal itu.
Situasi semakin sulit bagi Persebaya karena sejumlah peluang yang didapat gagal dimanfaatkan dengan baik.
"Kami menciptakan beberapa peluang yang seharusnya menjadi gol. Sayangnya, terkadang umpan terakhir tidak begitu bagus, begitu juga dengan pengambilan keputusan," kata Bernardo Tavares.
Namun, pelatih berusia 46 tahun itu tidak ingin terlalu larut dalam kekecewaan. Fokus Bernardo Tavares kini adalah memulihkan kondisi pemain dan mempersiapkan tim menghadapi laga berikutnya.
Persebaya akan menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada 13 September 2026 mendatang.
"Sekarang kami mencoba untuk memulihkan pemain dan mempersiapkan pertandingan berikutnya," pungkasnya.
Kekecewaan karena gagal menang atas Bhayangkara Presisi Lampung FC juga disampaikan pemain Persebaya, Rachmat Irianto (Rian).
"Pertandingan pertama memang selalu sulit. Kami kecewa karena tidak bisa menang. Tapi akan kami perbaiki di laga home, kami harus ambil poin di situ," kata Rian.