Pelatih Persebaya Kecewa Usai Ditahan Imbang Bhayangkara FC 1-1: Ada Peluang yang Terbuang
Pipit Maulidya September 05, 2026 10:32 PM

 

SURYA.co.id, SURABAYA - Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah timnya hanya bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Lampung, Sabtu (5/9/2026) sore.

Hasil imbang tersebut menjadi kurang memuaskan bagi Persebaya karena tim berjuluk Bajul Ijo itu sempat unggul lebih dulu melalui gol Yann Mabella pada menit ke-13.

Namun, keunggulan Persebaya sirna setelah tuan rumah Bhayangkara FC mencetak gol penyama kedudukan melalui Allano pada menit ke-60.

Baca juga: Persebaya Surabaya Ditahan Bhayangkara FC 1-1 di Pekan Pertama Super League 2026/2027

Bernardo Tavares menilai Persebaya sebenarnya memiliki sejumlah peluang untuk mencetak gol tambahan. Namun, penyelesaian akhir dan pengambilan keputusan pemain menjadi kendala.

"Kami menciptakan beberapa peluang yang seharusnya menjadi gol. Sayangnya terkadang umpan terakhir tidak begitu bagus, begitu juga dengan pengambilan keputusan," kata Bernardo Tavares setelah pertandingan.

Setelah Bhayangkara FC berhasil menyamakan kedudukan, situasi pertandingan menjadi semakin sulit bagi Persebaya. Permainan justru lebih banyak dikuasai oleh tim tuan rumah.

Beruntung, Persebaya mampu mempertahankan skor 1-1 hingga pertandingan berakhir.

"Kami sedikit frustrasi karena ketika kami mencetak gol pertama, kami harus menjaga gawang tetap bersih," ucap pelatih berusia 46 tahun itu.

Bernardo juga menyoroti peluang Persebaya untuk mencetak gol kedua yang tidak berhasil dimanfaatkan dengan baik.

"Ada situasi di mana kami seharunya bisa mencetak gol kedua, tapi terkadang pemain menyerah terlalu cepat," tambahnya.

Sulitnya meraih tiga poin di kandang Bhayangkara FC sebenarnya sudah diprediksi Bernardo Tavares.

Pada musim lalu, Persebaya juga tidak berhasil meraih kemenangan dalam dua pertemuan melawan Bhayangkara FC.

Persebaya bermain imbang 1-1 saat bertandang ke markas Bhayangkara FC, kemudian kalah 1-2 ketika bermain di kandang sendiri.

"Tetapi sekarang kami mencoba untuk memulihkan pemain dan mempersiapkan pertandingan berikutnya," terang Bernardo Tavares.

Pelatih asal Portugal itu juga memberikan apresiasi kepada Bonek dan Bonita yang hadir langsung untuk memberikan dukungan kepada Persebaya.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Bonek dan Bonita yang hadir untuk mendukung tim kami," pungkasnya.

Kekecewaan karena gagal meraih kemenangan atas Bhayangkara FC juga dirasakan pemain Persebaya.

"Ini laga yang tidak mudah. Pertandingan pertama memang selalu sulit. Kami kecewa karena tidak bisa menang. Tapi akan kami perbaiki di laga home, kami harus ambil poin di situ," ungkapnya.

Setelah bermain imbang melawan Bhayangkara FC, Persebaya akan kembali menjalani pertandingan Super League 2026/2027 dengan menghadapi PSIM Yogyakarta.

Persebaya dijadwalkan menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada 13 September 2026 mendatang.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.