TRIBUNKALTARA.COM - Inilah profil dan biodata Eva Arvianti, siswi SMKN 1 Tanjung Selor yang meraih juara 1 lomba jurnalistik FLS3N tingkat Provinsi Kaltara.
Eva Arvianti (17), tak menyangka bisa meraih juara 1 di ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional ( FLS3N ) tingkat Provinsi Kalimantan Utara ( Kaltara ) tahun 2026.
Siswi SMKN 1 Tanjung Selor itu, juara 1 di bidang jurnalistik FLS3N 2026 tingkat Provinsi Kaltara.
Perlu diketahui, FLS3N dilaksanakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Gelaran FLS3N bertujuan memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengeksplorasi, mengembangkan bakat seni, serta membentuk karakter kreatif dan berdaya saing.
"Tidak menyangka juga bisa meraih juara 1.
Apalagi awalnya aku kan nggak tahu apa itu jurnalistik.
Belakangan baru tahu seperti apa jurnalistik itu sebenarnya," kata Eva Arvianti, saat berbincang dengan peserta PKL TribunKaltara.com di salah satu kafe di bilangan Jl Kapur, Tanjung Selor, Kaltara, belum lama ini.
Gadis kelahiran Bulungan 12 September 2008 itu, sebelumnya meraih juara 1 bidang jurnalistik FLS3N 2026 tingkat Kabupaten Bulungan.
Sukses meraih juara 1 FLS3N 2026 tingkat kabupaten, Eva Arvianti mewakili Bulungan ke tingkat provinsi.
"Sebelumnya memang aku udah pernah juara di tingkat kabupaten, setelah itu baru wakili Bulungan di FLS3N tingkat Kaltara kemarin.
Syukur bisa juara, meskipun itu tidak mudah," tambahnya.
Baca juga: FLS3N Tingkat Kabupaten Tana Tidung 2026 Resmi Dibuka, Wakil Bupati Dorong Pengembangan Bakat Siswa
Putri pasangan Nalmut Layukan dan Selviana Sumule itu, menceritakan awal mula dirinya diminta ikut lomba jurnalistik di FLS3N 2026 mewakili sekolahnya.
Awalnya, Eva Arvianti mengira jurnalitik itu hanya butuh teknik public speaking atau cakap berbicara yang bagus saja.
"Dari kelas X disarankan oleh guru-guru untuk ikut lomba.
Aku kira jurnalistik itu kayak cuman butuh kemampuan ngomong aja.
Makanya saya ngikut lah mendaftar, semangat betul ikut saat itu, ternyata gak butuh kemampuan ngomong aja.
Tetapi yang paling utama itu kemampuan mengetik atau menulis ternyata," tambah gadis yang bercita-cita jadi seorang akuntan itu.
Gadis yang berasal dari Sajau Hilir itu, mengaku ikut lomba jurnalistik tidaklah mudah.
Itu kesulitan sekaligus tantangannya.
Kita juga harus atur waktu belajar, dan latihan, sekaligus bimbingan dari pelatih," ujar Eva yang juga aktif di ekstrakurikuler karate dan oganisasi MPK itu.
Tahun ini kata dia, tema FLS3N bidang jurnalistik itu sama dari tingkat kabupaten ke tingkat provinsi.
Yakni, tema seni yang memperkuat karakter.
"Tidak mudah, apalagi lawan juga berat-berat.
Termasuk ada senior aku yang tahun lalu lolos ke tingkat provinsi juga.
Ditambah lagi di tingkat provinsi bersaing dengan utusan kabupaten kota se-Kaltara," ujar siswi yang kini tengah lakoni Praktik Kerja Lapangan tersebut.
Ia bersyukur, karena akhirnya dinobatkan sebagai yang terbaik di ajang FLS3N bidang jurnalistik itu.
Eva pun berpeluang wakili Kaltara ke tingkat nasional nantinya.
"Pastinya senang yah bisa juara 1 di FLS3N bidang jurnalistik itu.
Terima kasih buat orang tua, guru, pelatih, dan semua yang telah membantu.
Semoga ke depan bisa semakin baik di ajang berikutnya," harapnya.
Baca juga: Di Tengah Ancaman Penggusuran, Pelajar Kampung Baru Tanjung Palas Timur Juara di FLS3N dan O2SN
Di ajang FLS3N bidang jurnalistik itu, Eva dilatih oleh Cornel Dimas Satrio.
Ia merupakan jurnalis TribunKaltara.com
TribunKaltara.com adalah portal media online di bawah bendera Tribun Network, Group of Regional Newspaper Kompas Gramedia.
Kantor TribunKaltara.com berada di Jl Jelarai Handal, Tanjung Selor, Kaltara.
"Sebenarnya itu bukan lomba, tapi semacam festival seni yang diadakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk tingkat SMA/SMK sederajat.
Syukur kemarin Eva meraih juara 1 di tingkat Bulungan, dan juara 1 lagi tingkat Kaltara," kata Cornel Dimas Satrio, saat ditemui belum lama ini.
Sebagai informasi, ini bukan kali pertama Cornel Dimas Satrio didapuk jadi pelatih lomba jurnalistik oleh SMK Negeri 1 Tanjung Selor.
Tahun 2025 lalu, Cornel Dimas Satrio sukses mengantar siswi SMK Negeri 1 Tanjung Selor juga juara di event yang sama, hingga lolos ke tingkat nasional.
"Pihak sekolah juga support, dan selalu memberikan kesempatan kami membawakan materi buat siswanya.
Proses pelatihan kemarin itu, ada yang tatap muka di sekolah, kafe, hingga via daring.
Lokasi latihan tidak monoton, biar mereka enjoy, tidak cepat bosan, dan konsentrasinya tak terganggu saat latihan," tambah pria yang akrab disapa Dimas itu.
Pecinta klub Inter Milan itu menambahkan, pelatihan biasa berlangsung pagi, siang, dan malam hari.
Yang jelas tak mengganggu waktu belajar mereka di sekolah, dan bisa mencapai beberapa kali pertemuan.
"Sebenarnya tidak ada yang sulit, karena kan dari awal mereka sendiri yang mau ikut lomba ini.
Mereka sendiri juga yang mengajukan diri untuk ikut lomba FLS3N ini, bukan paksaan dari pihak sekolah juga ya," ujar Dimas.
Ia berharap ke depan, ada putra-putri asal Bulungan, dan Kaltara pada umumnya juga bisa berprestasi seperti yang ditorehkan Eva.
"Jangan malas membaca, mempelajari sastra, dan juga manfaatkan masa sekolah itu dengan sebaik-baiknya, karena kesempatan itu terkadang sulit datang dua kali.
Makanya manfaatkan sebaik-baiknya masa sekolah ini, dengan prestasi yang membanggakan," pungkasnya.
Nama: Eva Arvianti.
Tempat tanggal lahir: Bulungan, 12 September 2008.
Sekolah: SMK Negeri 1 Tanjung Selor
Nama orang tua:
Ayah : Nalmut Layukan
Ibu : Selviana Sumule Belopangan
Cita-cita: Akuntan
Umur: 17 tahun
(*)
Tim Penulis:
- Carles Niko Dimus ( Siswa PKL SMKN 1 Tanjung Palas Utara )
- Anggun Novita Pusparani ( Siswa PKL SMKN 1 Tanjung Palas Utara )
- Satriyana ( Siswa PKL SMKN 2 Tanjung Selor )