TRIBUNNEWS.COM - Hasil Liga Italia matchday ketiga antara Inter vs Napoli berakhir dengan skor 3-2 di San Siro, Minggu (6/9/2026) dini hari WIB.
Napoli sempat unggul dua gol pada awal babak kedua melalui Matteo Politano dan Rasmus Hojlund.
Namun, Inter mampu bangkit dan menyamakan kedudukan lewat Lautaro Martinez dan Marcus Thuram.
Inter kemudian memastikan comeback pada masa injury time melalui Lautaro Martinez untuk mengamankan kemenangan 3-2.
Kemenangan tersebut membawa Inter ke puncak klasemen Liga Italia dengan koleksi sempurna sembilan poin dari tiga pertandingan awal musim.
Sementara bagi Napoli, hasil ini menjadi kekalahan kedua secara beruntun setelah sebelumnya takluk 1-2 dari Como.
Napoli untuk sementara berada di peringkat ke-10 klasemen Liga Italia.
Inter langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit kick-off dibunyikan.
Pada menit ke-2, Andy Diouf menciptakan peluang pertama lewat tendangan keras yang mengarah ke pojok kanan gawang Napoli. Namun, Alex Meret berhasil menepisnya dan menghasilkan sepak pojok untuk Inter.
Lima menit awal pertandingan, Inter tampak menikmati permainan dengan penguasaan bola melalui operan-operan pendek sambil menunggu kesempatan untuk menyerang.
Pada menit ke-6, Josep Martinez melakukan dua penyelamatan gemilang secara beruntun.
Ia berhasil menepis sontekan Andre-Frank Zambo Anguissa dan tendangan susulan Matteo Politano.
Setelah itu, giliran Inter yang mencoba peruntungan. Percobaan Piotr Zielinski masih membentur pemain Napoli dan menghasilkan sepak pojok.
Pada menit ke-12, Alex Meret kembali menggagalkan peluang Inter. Ia berhasil mengamankan sundulan Pio Esposito setelah menerima umpan silang Diouf.
Upaya kedua tim kemudian mengalami kebuntuan. Serangan Inter dan Napoli masih terganjal penyelesaian akhir yang kurang sempurna. Sejumlah percobaan pemain kedua tim juga mampu diantisipasi masing-masing penjaga gawang.
Skor 0-0 bertahan hingga cooling break babak pertama.
Setelah itu, Napoli menghasilkan peluang melalui sontekan Anguissa, tetapi bola masih melebar tipis di sisi kiri gawang Inter.
Pada menit ke-34, Josep Martinez kembali melakukan penyelamatan gemilang. Ia berhasil menepis umpan silang Politano sebelum bola disundul pemain Napoli.
Satu menit kemudian, Yann Bisseck melakukan sesuatu yang tidak biasa untuk seorang bek.
Ia maju hingga kotak penalti Napoli, melakukan kombinasi satu-dua sentuhan dan melewati adangan pemain Napoli sebelum melepaskan tembakan melengkung dengan kaki kirinya.
Namun, bola tembakan Bisseck masih melambung di atas mistar gawang.
Menjelang akhir babak pertama, Napoli dan Inter sama-sama memiliki peluang untuk membuka keunggulan.
Napoli mendapat peluang melalui skema tendangan sudut, tetapi bola berhasil diblok pemain Inter.
Sementara itu, Inter mengancam melalui tendangan bebas Federico Dimarco yang masih membentur mistar gawang.
Peluang Dimarco menjadi kesempatan terakhir pada babak pertama yang berakhir dengan skor 0-0.
Memasuki babak kedua, Napoli memberikan kejutan kepada tim tuan rumah.
Berawal dari kesalahan lini pertahanan Inter, Nicolo Barella kehilangan kontrol bola sehingga pemain Napoli berhasil merebutnya.
Bola kemudian dikuasai Politano. Percobaan pertamanya gagal, tetapi upaya keduanya berhasil merobek gawang Josep Martinez.
Napoli unggul 1-0.
Inter mencoba merespons gol tersebut. Tendangan Zielinski dari luar kotak penalti mengarah tepat ke gawang, tetapi berhasil ditepis Alex Meret.
Pada menit ke-53, hanya tiga menit setelah gol Politano, Hojlund sukses menggandakan keunggulan Napoli menjadi 2-0.
Tendangan mendatar kaki kirinya mengarah ke tiang jauh di sisi kanan gawang Inter dan gagal dijangkau Josep Martinez.
Namun, keadaan langsung berubah hanya dalam tempo tiga menit.
Inter memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 pada menit ke-56.
Berawal dari umpan silang Zielinski ke tiang jauh, bola kemudian dipantulkan Dimarco ke tengah kotak penalti.
Lautaro Martinez menyambut bola tersebut dengan sontekan yang mengubah skor menjadi 1-2.
Setelah rentetan gol tersebut, jalannya pertandingan semakin menarik dengan tensi tinggi.
Inter melakukan berbagai upaya untuk menyamakan kedudukan. Transisi permainan, umpan silang, hingga tembakan spekulasi dicoba, tetapi belum membuahkan hasil.
Para pemain Inter juga beberapa kali mencoba memberikan umpan terobosan ke dalam kotak penalti Napoli, tetapi rapatnya pertahanan lawan membuat peluang tersebut sulit berkembang.
Pada menit ke-73, Inter hampir menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Namun, sundulan Marcus Thuram masih membentur mistar gawang.
Upaya Inter akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-82 setelah sejumlah pergantian pemain dilakukan oleh Chivu.
Thuram berhasil menyundul bola hasil umpan silang Carlos Augusto. Ia memenangkan duel udara melawan bek Napoli sebelum mengarahkan bola ke gawang.
Skor berubah menjadi 2-2.
Di sisa waktu pertandingan, kedua tim sama-sama menciptakan peluang dari area penalti. Namun, penyelesaian akhir yang kurang sempurna membuat belum ada tambahan gol.
Sejumlah tembakan spekulasi dari jarak dekat juga masih melambung di atas mistar gawang.
Napoli bahkan melewatkan peluang emas setelah pemainnya terlambat menyambar bola. Sementara itu, tendangan keras Barella masih mampu ditepis Alex Meret.
Ketika pertandingan tampak akan berakhir imbang, Inter akhirnya memastikan comeback pada masa injury time.
Pada menit 90+1, Lautaro Martinez mencetak gol melalui sontekan setelah menerima operan Manuel Akanji.
Gol tersebut memastikan kemenangan Inter dengan skor 3-2 atas Napoli.
Inter
Josep Martinez, Yann Bisseck, Manuel Akanji, Alessandro Bastoni, Andy Diouf, Nicolo Barella, Piotr Zielinski, Petar Sucic, Federico Dimarco, Pio Esposito, Lautaro Martinez.
Pelatih: Cristian Chivu
Napoli
Alex Meret, Leonardo Spinazzola, Rafa Marin, Amir Rrahmani, Giovanni Di Lorenzo, Andre-Frank Zambo Anguissa, Stanislav Lobotka, Antonio Vergara, Matteo Politano, Alisson Santos, Rasmus Hojlund.
Pelatih: Massimiliano Allegri
(Tribunnews.com/Sina)