BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah melaksanakan Kongres III Tahun 2026 di Grand Safran Hotel, Kota Pangkalpinang, Sabtu (5/9/2026)
Agenda utama dalam kongres tersebut adalah pemilihan Ketua Dewan Pengurus Provinsi (DPP) IKAPTK Babel untuk masa bakti 2026-2031.
Dalam forum tertinggi organisasi tersebut, Budi Utama secara resmi terpilih secara mufakat (aklamasi) untuk memimpin IKAPTK Bangka Belitung selama lima tahun kedepan.
Budi Utama mengatakan dalam proses pencalonan sejatinya terdapat dua nama yang muncul.
Tetapi, karena keterbatasan jumlah dukungan minimal, kandidat lain tidak memenuhi syarat untuk masuk ke tahap pemungutan suara.
"Alhamdulillah, prosesnya berjalan lancar. Tadi sebenarnya ada dua calon, namun karena calon lain kurang mendapat dukungan persyaratan, maka tidak melaju ke tahap berikutnya. Seluruh dukungan peserta kongres akhirnya mengarah secara mufakat kepada kita, sehingga tidak terjadi pemungutan suara (voting)," kata Budi Utama kepada wartawan, Minggu (6/9/2026).
Budi menyampaikan beberapa langkah strategis dalam kurun waktu dekat. Tahap awal yang akan difokuskan adalah penyusunan struktur kepengurusan oleh tim formatur. Dilanjutkan dengan koordinasi agenda pelantikan bersama Dewan Pengurus Nasional (DPN) IKAPTK.
Selain itu, dalam program 100 hari kerja pertama, pihaknya bakal memperkuat konsolidasi internal, khususnya percepatan restrukturisasi organisasi di tingkat kabupaten/kota.
"Dalam waktu dekat ini, fokus 100 hari kerja kita adalah konsolidasi internal. Saat ini kepengurusan di enam kabupaten di Bangka Belitung sudah mengakhiri masa bakti, sehingga kita akan segera memfasilitasi pembentukan pengurus baru di daerah-daerah tersebut.
Sementara untuk Kota Pangkalpinang, masa kepengurusannya masih berjalan hingga 2029," terangnya.
Di bawah kepemimpinannya, Budi Utama menegaskan tiga pilar utama yang menjadi komitmen kepengurusan DPP IKAPTK Babel periode 2026–2031 yakni menjadikan IKAPTK sebagai wadah alumni yang aktif memberikan ide, masukan, dan kontribusi nyata kepada pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
"Kemudian menjaga soliditas, kekompakan, dan rasa persaudaraan sesama alumni pamong praja lintas angkatan tanpa ada pembeda," jelasnya.
Ia juga ingin, memastikan kehadiran organisasi IKAPTK dirasakan langsung oleh masyarakat luas melalui berbagai kegiatan di bidang sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan sektor penting lainnya.
"InsyaAllah, amanah ini akan kami jalankan dengan sebaik-baiknya demi kemajuan daerah dan solidaritas alumni di Bangka Belitung," katanya.
Gubernur Babel yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Pemprov Babel, Tarmin menyambut baik digelarnya Kongres III IKAPTK Babel ini.
Menurutnya, kongres ini memiliki arti strategis bagi keberlanjutan organisasi dan peningkatan kapasitas birokrasi.
"Pengalaman, kecakapan, serta nilai-nilai kepamongprajaan yang dimiliki alumni merupakan modal penting dalam mendukung terwujudnya birokrasi yang profesional, responsif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat," kata Tarmin.
Dia berharap kepengurusan IKAPTK periode 2026–2031 yang terpilih nantinya dapat terus membawa organisasi ke arah yang lebih maju serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah di tengah tantangan yang semakin kompleks.
(Bangkapos.com/Riki Pratama)