Erupsi Anak Krakatau, Penutupan Soetta Diperpanjang hingga 24.00 WIB
Pramita Tristiawati September 06, 2026 08:00 PM

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, terus memantau langsung sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau di Bandara Soekarno-Hatta. Ia menegaskan, pemerintah kembali memperpanjang penutupan Bandara Soekarno-Hatta hingga pukul 24.00 WIB.

Hal tersebut diungkapkan Menhub Dudi di Posko Terpadu Terminal 1B Bandara Soekarno-Hatta.

"Tadi per jam 5 lewat, kondisi debu yang semula tadi siang itu angin mengarah ke Barat, sekarang informasi BMKG anginnya mengarah ke Timur dengan kecepatan 5 knot, maka kami memutuskan memperpanjang penutupan bandara hingga pukul 24.00," katanya.

Dudy juga memastikan akan terus melihat dan memperbarui informasi perihal sebaran abu vulkanik untuk memutuskan kembali operasional penerbangan di bandara-bandara yang ditutup. Dia pun memastikan, penutupan bandara semata-mata untuk keamanan dan keselamatan penumpang.

"Nanti akan kita pastikan apakah abu ini akan berkurang atau malah bertambah," tuturnya.

 

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi di Posko Terpadu Terminal 1B Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (6/9) (Liputan6.com/Pramita Tristiawati)
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi di Posko Terpadu Terminal 1B Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (6/9) (Liputan6.com/Pramita Tristiawati)

Imbauan Prabowo di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Presiden Prabowo Subianto pidato sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026). (Tangkapan layar video sekretariat kabinet).
Presiden Prabowo Subianto pidato sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026). (Tangkapan layar video sekretariat kabinet).

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan menghadapi erupsi Gunung Anak Krakatau. Dia meminta masyarakat mengikuti arahan petugas di lapangan serta tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau.

"Presiden mengimbau seluruh masyarakat, khususnya saudara-saudara kita yang berada di wilayah Jakarta, Banten, Lampung, dan kawasan sekitar Selat Sunda, untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti seluruh arahan pemerintah dan petugas di lapangan, tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau, serta mematuhi sepenuhnya zona bahaya dan batas aman yang telah ditetapkan oleh pihak berwenang," kata Prabowo melalui akun resmi @presidenrepublikindonesia, Minggu (6/9/2026).

Dia memastikan terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau serta menerima laporan terkini dari jajarannya. Prabowo memerintahkan TNI-Polri, BMKG, BNPB, pemerintah daerah, hingga kementerian/lembaga terkait untuk memantau perkembangan situasi serta memberikan perlindungan dan bantuan kepada masyarakat.

"Sejak awal, Presiden telah memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan menerima laporan serta informasi terkini dari jajaran terkait," ujarnya.

"Presiden telah memerintahkan seluruh jajaran pemerintah, BNPB, BMKG, TNI, Polri, pemerintah daerah, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, serta kementerian dan lembaga terkait untuk terus memantau perkembangan situasi, memastikan seluruh unsur kesiapsiagaan berjalan dengan baik, serta memberikan perlindungan dan bantuan yang diperlukan kepada masyarakat," sambung Prabowo.

Kepada masyarakat yang terdampak abu vulkanik, Prabowo mengimbau untuk menjaga kesehatan dengan menggunakan masker atau pelindung pernapasan. Selain itu, masyarakat diingatkan untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi abu cukup pekat serta mengikuti petunjuk dari petugas kesehatan dan pemerintah daerah.

"Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tetapi tidak boleh lengah. Presiden akan terus memantau perkembangan keadaan dan mengambil setiap keputusan serta langkah yang diperlukan untuk memastikan keselamatan dan melindungi seluruh rakyat Indonesia," jelas Prabowo.

Dalam kesempatan ini, Prabowo mendoakan agar Allah SWT melindungi seluruh masyarakat Indonesia. Dia mendoakan rakyat Indonesia diberikan keselamatan, kekuatan, dan ketabahan dalam menghadapi setiap ujian.

"Memanjatkan doa bersama, semoga Allah SWT senantiasa melindungi seluruh rakyat Indonesia, khususnya saudara-saudara kita yang berada di sekitar Gunung Anak Krakatau dan kawasan Selat Sunda, serta saudara-saudara kita di berbagai daerah yang saat ini tengah menghadapi musibah dan bencana," tutur dia.

"Semoga diberikan keselamatan, kekuatan, dan ketabahan dalam menghadapi setiap ujian," imbuh Prabowo.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.