TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Kejuaraan Pencak Silat Tapak Suci Bupati Cup VII 2026 digelar di Taman Budaya Kulon Progo (TBK), Kapanewon Pengasih pada Minggu (06/09/2026). Kompetisi tahunan ini digelar oleh Pimpinan Daerah Tapak Suci Kulon Progo.
Ketua Panitia Pelaksana, Iswanto mengungkapkan bahwa jumlah peserta tahun ini mengalami peningkatan pesat dibandingkan tahun lalu. Sebab peserta yang mendaftar jauh melebihi kuota.
"Kami menyiapkan kuota untuk 300 peserta, namun jumlah pendaftar justru membludak hingga menembus 521 peserta," katanya.
Menurut Iswanto, pihaknya menjaring lagi sehingga ditetapkan sebanyak 426 atlet yang bertanding di kategori fighter (tanding). Sedangkan 95 atlet lainnya berlaga di kategori seni.
Seluruh peserta berasal dari berbagai sekolah negeri dan swasta di Kulon Progo. Kompetisi ini sengaja digelar untuk pembinaan dan pengembangan olahraga pencak silat sejak dini.
"Kejuaraan ini juga ditujukan untuk membangun karakter, kedisiplinan, sportivitas, hingga mempererat silaturahmi antar-kontingen," ujar Iswanto.
Ia pun mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo dalam pelaksanaan kejuaraan di tahun ini. Termasuk dukungan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kulon Progo.
Bupati Kulon Progo Agung Setyawan turut hadir dan menyaksikan langsung pertandingan di TBK. Ia menilai pencak silat bukan sekadar ajang tanding, tapi warisan budaya bangsa yang memiliki nilai luhur untuk membentuk karakter, keberanian, pengendalian diri, dan rasa hormat.
"Penjaringan atlet seperti Bupati Cup ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk menemukan bibit-bibit atlet pencak silat terbaik dari Kulon Progo," jelas Agung.
Menurutnya, atlet yang lahir dari sini diharapkan mampu mengharumkan nama Kulon Progo di tingkat nasional. Bahkan membawa nama Indonesia di tingkat internasional.
Agung berpesan pada para peserta agar tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi menjadikan ajang ini sebagai ruang belajar. Termasuk untuk mengasah kepercayaan diri dan memelihara kerendahan hati.
"Pemkab Kulon Progo juga akan terus mendukung pembinaan generasi muda melalui berbagai kegiatan positif, disertai dukungan dari orang tua hingga pelatih," ujarnya.(alx)