Ketika Manchester City menggelontorkan dana £35million untuk merekrut Sergio Aguero yang saat itu berusia 23 tahun pada musim panas 2011, klub tersebut sejatinya mendapatkan salah satu penyerang muda paling menjanjikan di dunia.
Aguero tiba di Etihad lima tahun setelah pertama kali hijrah ke Eropa saat masih remaja, ketika Atletico Madrid membayar €20million untuk membawanya menyeberangi Atlantik dari Independiente.
Selama membela klub ibu kota Spanyol itu, penyerang asal Argentina tersebut terus dikaitkan dengan sejumlah klub elite Eropa.
Juventus termasuk di antara banyak klub yang mengejar Aguero pada musim panas itu, ketika raksasa Italia tersebut mulai bersiap menghadapi akhir perjalanan legenda klub Alessandro Del Piero di Turin.
Namun bagi Aguero, ada tantangan lain yang terasa lebih menarik daripada memikul tanggung jawab sebagai penerus ikon klub seperti Del Piero.
"Hari ketika saya mengetahui Manchester City ingin merekrut saya, saya sedang bersama Argentina di Copa America 2011," kenang Aguero kepada FourFourTwo.
"Saya sudah lima tahun bersama Atletico Madrid, lalu agen saya, Hernan Reguera, menelepon dan mengatakan bahwa City sangat tertarik."
Meski tawaran itu dengan cepat menarik minat Aguero muda, ia juga sangat menyadari bahwa ada klub-klub lain yang menginginkannya.
"Juventus juga sangat tertarik dan sudah dekat untuk merampungkan kesepakatan - pada saat itu mereka sedang bersiap berpisah dengan Alessandro Del Piero."
Pada periode tersebut, City sedang tumbuh menjadi kekuatan yang semakin besar seiring aliran dana Sheikh Mansour yang terus masuk ke klub. Namun, bukan semata prospek bergabung dengan tim yang berada di ambang menjadi raksasa Premier League yang membuat Aguero tertarik.
"Tetapi sejujurnya, ketika Manchester City mendekati saya, keputusan saya langsung bulat, karena saya selalu menyukai liga Inggris," lanjutnya, sebelum mengungkap kekagumannya kepada salah satu penyerang paling terkenal dalam sejarah Premier League.
"Michael Owen adalah idola saya, saya sangat mengaguminya, dan saya punya mimpi untuk bermain di Premier League."
Aguero kemudian menuntaskan kepindahannya ke Manchester City, dan sepanjang dekade berikutnya keputusan itu terbukti tepat. Ia menjelma menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub dan membantu City memenangi lima gelar Premier League.
Sergio Aguero menjadi duta FIFA Hospitality pada Piala Dunia musim panas ini.