Misteri Keberadaan Teja Paku Alam dan Eliano Reijnders Saat Persib Bandung Kalahkan PSM Makassar
taufik ismail September 07, 2026 08:11 AM

 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Kebahagiaan sesaat diberikan Persib Bandung untuk PSM Makassar dan para suporternya, dalam laga perdana Super League 2026/2027, di Stadion GBLA, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (6/9/2026) malam.

PSM yang berhasil unggul terlebih dahulu di babak pertama, harus menerima kenyataan pahit karena akhirnya kalah dari sang juara bertahan 1-3.

Sempat tertinggal 0-1 pada babak pertama melalui gol Kodai Tanaka di menit 6, Maung Bandung bangkit dengan mencetak gol balasan melalui Patricio Matricardi menit 48, Balsa Sekulic menit 51 dan Uilliam Barros Pereira menit 82.

Dalam pertandingan ini, pelatih Igor Tolic menurunkan komposisi starter Fitrah Maulana (PG); Gabriel Mutombo, Danijel Loncar, Ikwan Ali Tanamal, Patricio Matricardi; Marc Klok (c), Thom Haye; Beckham Putra Nugraha, Mariano Peralta, Rosembergne "Berguinho" Da Silva; dan Uilliam Barros Pereira.

Tak ada nama Teja Paku Alam dan Eliano Reijnders di bangku cadangan Persib Bandung. Besar kemungkinan kedua pemain ini sedang tidak fit untuk bertanding.

Namun belum ada pernyataan resmi dari klub mengenai kondisi kedua pemain tersebut.

Dengan hasil tersebut, Persib Bandung kini menempati peringkat kedua dengan nilai 3 sama dengan Arema FC di peringkat pertama yang sebelumnya meraih kemenangan 4-0 atas Isenmulang Kalteng FC.

Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, mengatakan ingin mengucapkan terima kasih kepada para Bobotoh.

"Saya merasa belum pantas mendapatkan apa yang mereka berikan malam ini. Saya pikir belum saatnya," ujar Igor, setelah laga.

Sebab memang dalam laga ini, terdapat koreo dan nyanyian untuk Igor dari Bobotoh, yang tentunya itu sangat menarik perhatian yang ada di Stadion GBLA.

"Mungkin nanti ketika saya memenangkan sesuatu dan meraih banyak kemenangan di masa mendatang, baru saya pantas mendapatkan karya ini dan kesempatan ini. Jadi saya masih harus bekerja keras. Malam ini sungguh luar biasa, jadi saya hanya ingin mengucapkan terima kasih," kata Igor, setelah laga.

Igor mengaku, senang dengan apa yang dibuat Bobotoh kepadanya, namun ia masih merasa belum pantas.

"Saya masih harus bekerja keras untuk membuktikan diri sebagai pelatih. Kami bekerja sangat keras bersama para pemain, jadi menurut saya semua hal baik yang dilakukan di lapangan adalah berkat para pemain," kata Igor.

Mereka, kata Igor,  yang memiliki kualitas, mereka yang terus berkembang setiap saat, di setiap latihan di lapangan, dan memberikan yang terbaik, dan mereka mencetak gol-gol yang luar biasa.

"Kami di jajaran staf hanya berusaha mengorganisasi segalanya, sehingga semua berjalan masuk akal. Ketika semuanya berjalan masuk akal, para pemain tampil di lapangan, memberi yang terbaik, dan mereka bintang yang sesungguhnya," tuturnya.

Sekali lagi Igor kembali mengucapkan terima kasih kepada para pendukung.

"Saya merasa tersentuh, benar-benar tersentuh. Namun ya, saya harus bekerja keras untuk membuktikan diri," ujar Igor.

Igor mengaku, hal itu menyentuh emosional, ia mengaku banyak sekali pelatih hebat, mereka tidak memiliki atmosfer seperti ini atau apresiasi dari para suporter seperti ini.

"Jadi, ya, saya tersentuh bahkan sampai sekarang, jadi ya, saya sangat bahagia. Saya mungkin tidak terlihat bahagia, tetapi saya bahagia," katanya.

Sedangkan mengenai pertandingan, Igor mengaku, di babak pertama sedikit berantakan.

"Saya harus memuji para pemain karena tidak mudah untuk bermain. Pertandingan pertama selalu sulit," katanya.

Menurut Igor, itu timnya sendiri yang membuatnya tidak mudah, timnya membuat lawan menjadi sangat kompak.

"Sangat sulit untuk menembusnya dan kemudian kami rentan terhadap serangan balik. Ini yang sejatinya ingin kami hindari," kata Igor.

Namun, kata Igor, timnya memiliki beberapa peluang bagus dari situasi set piece, secara keseluruhan, babak pertama kurang bagus.

"Di babak kedua, kami merenggangkan posisi pemain. Kami memiliki opsi umpan yang jelas, kami menciptakan lebih banyak ruang di depan, kami bermain lebih langsung (direct)," katanya.

Di lapangan seperti ini, kata Igor, penting untuk bermain direct, memenangkan second ball, dan timnya berhasil mencetak gol di waktu yang tepat.

"Lalu pada akhirnya, kami mengakhiri pertandingan dengan skor 3-1. Pertandingan pertama, tiga poin, kemenangan penting, dan mari bersiap untuk pertandingan berikutnya," ucapnya.

Baca juga: Persib Bandung Unggul 3-1 Atas PSM Makassar, Lawan Berikutnya Persija Jakarta

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.