Mykhailo Mudryk akhirnya angkat bicara setelah menjalani debutnya yang telah lama ditunggu bersama Tottenham Hotspur dalam laga melawan Nottingham Forest pada Sabtu. Winger tersebut mengungkapkan kegembiraannya yang besar karena bisa kembali bermain di sepak bola kompetitif. Ia merayakan penampilan perdananya sejak November 2024 melalui media sosial setelah menjalani skorsing panjang, meski pelatih Roberto De Zerbi segera mengingatkan bahwa sang pemain masih membutuhkan waktu untuk membangun kondisi fisiknya.
Mudryk rayakan kembalinya ke lapangan
Mudryk masuk dari bangku cadangan pada menit ke-74 saat Tottenham bermain imbang 0-0 di kandang Nottingham Forest, The City Ground, pada Sabtu. Pertandingan itu menjadi penampilan kompetitif pertamanya sejak November 2024, setelah ia baru saja menyelesaikan hukuman skorsing akibat pelanggaran doping.
Pemain sayap yang bergabung dengan Spurs dengan status pinjaman dari Chelsea pada hari terakhir bursa transfer itu terlihat berbahaya dalam penampilan singkatnya. Tak lama kemudian, ia membagikan perasaannya lewat media sosial. “Tidak ada perasaan yang lebih baik selain kembali berada di lapangan. Menit-menit pertama dengan warna baru. Terima kasih atas dukungannya, selanjutnya,” tulis Mudryk.
De Zerbi tuntut peningkatan fisik
Meski pemain pinjaman itu menunjukkan tanda-tanda positif dalam waktu singkatnya di atas lapangan, manajer Tottenham, De Zerbi, mengakui bahwa Mudryk masih jauh dari status sebagai starter reguler.
De Zerbi menegaskan bahwa Mudryk harus bekerja keras untuk kembali mencapai kondisi fisik terbaiknya sebelum bisa memberi dampak yang konsisten bagi tim. “Dia belum siap. Dia sedang bekerja untuk mencapai kondisi fisik terbaik. Dia butuh waktu, dia butuh kerja keras,” jelas De Zerbi dalam konferensi pers setelah pertandingan, sambil menyoroti tuntutan fisik yang dibutuhkan untuk berhasil dalam skema taktiknya saat ini di klub.
Persaingan ketat untuk tempat di tim utama
De Zerbi juga membahas sengitnya persaingan memperebutkan tempat di lini serang Tottenham, khususnya di sisi kiri yang menjadi area bermain Mudryk. Sang manajer menyebut Mathys Tel sebagai opsi lain, meski menurutnya kedua pemain itu sama-sama masih memiliki ruang untuk berkembang. “Di posisi itu, kami punya Mathys Tel, potensi besar. Tapi Mathys juga terlalu banyak mengambil keputusan yang salah, begitu juga Mudryk. Jadi, dua pemain besar, dua pemain dengan potensi besar. Tapi jika kami ingin mencetak gol, saya pikir Marmoush punya 15 gol. Solanke, sundulannya untuk dia, saya anggap sebagai peluang mencetak gol. Itu bukan tembakan ke gawang. Tapi berapa banyak tembakan yang dimiliki Nottingham hari ini?” tambah De Zerbi.
Apa berikutnya untuk Tottenham?
Mudryk akan berusaha melanjutkan penampilan singkatnya itu dan secara signifikan meningkatkan ketajamannya melalui latihan menjelang rangkaian pertandingan yang berat. Tottenham akan menjamu Everton di Liga Primer pada 12 September, sebelum menjalani lawatan sulit ke Anfield untuk menghadapi Liverpool pada babak 16 besar Piala EFL tiga hari kemudian. Setelah itu, Spurs kembali bermain di kandang melawan Aston Villa pada 19 September, yang berarti staf medis harus mengelola menit bermain sang winger dengan hati-hati di tengah jadwal padat dalam sepekan.