Pemotor Tewas di Bangkingan Surabaya, Sempat Tabrak Gerobak Pedagang Donat
Titis Jati Permata September 07, 2026 01:32 PM

 

SURYA.co.id, SURABAYA – Seorang pedagang donat di Jalan Raya Bangkingan, Surabaya, Jawa Timur, sempat mengira pengendara motor yang melaju pelan di hadapannya hendak membeli dagangannya, Senin (7/9/2026) pagi.

Namun, kendaraan itu tiba-tiba oleng, menabrak gerobak, lalu membuat pengendaranya tercebur ke selokan.

Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB, Senin (7/9/2026). 

Pengendara berinisial DS (54), warga Petiken, Driyorejo, Gresik, Jawa Timur, meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut.

DS saat itu mengendarai Yamaha Vega R bernopol AG-5536-EDG. 

Tubuhnya ditemukan di dalam selokan sedalam sekitar 1,5 meter bersama sepeda motornya.

Sempat Dikira Hendak Beli Donat

Heri Sihono (47), pedagang donat yang gerobaknya berada di sekitar lokasi, mengaku melihat motor korban melaju dari arah selatan menuju utara.

Menurut Heri, kecepatan motor saat itu relatif pelan. Karena itu, ia sempat mengira DS hendak berhenti untuk membeli donat.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Tuban, Pick Up Hantam Truk Tronton hingga Tiga Orang Tewas

Namun, motor tersebut ternyata tidak mengurangi laju hingga akhirnya menabrak pembatas beton di dekat selokan dan menyenggol roda belakang gerobaknya.

“Tadi beliaunya dari arah selatan pelan banget. Sepengetahuan saya pelan banget. Nah, saya pikir itu mau beli donat. Loh, kok enggak ngerem, malah nabrak ini tanggul parit kecil itu terus nyenggol ban belakang, terus dia jatuh itu,” kata Heri.

Benturan membuat roda belakang gerobak Heri penyok.

Motor korban kemudian masuk ke selokan yang membelah Jalan Raya Bangkingan dengan jalan kecil menuju perumahan Taman Wisata Regency.

Polisi Sebut Korban Diduga Memiliki Riwayat Sakit

Anggota Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Surabaya Aiptu Setyawan mengatakan korban sebelumnya melaju dari selatan ke utara.

Di dekat lokasi kejadian, motor mendadak oleng ke kiri hingga menabrak gerobak pedagang donat yang sedang berhenti di bahu jalan.

“Kronologis ini motor berjalan dari arah selatan ke utara, karena diduga ada riwayat sakit kemudian oleng dan terjadi kecelakaan nabrak rombong penjual donat kemudian terjatuh di parit atau jembatan kecil di depan Indomaret karena dekat TKP,” ujar Setyawan kepada SURYA.co.id, di lokasi.

Meski demikian, kondisi kesehatan korban sebelum kecelakaan belum diketahui secara pasti.

Heri juga mengaku tidak mengetahui apakah DS memang sedang mengalami sakit. Namun, dari pengamatannya, wajah korban terlihat seperti sedang menahan rasa sakit.

“Kelihatannya sih dia kayak merem-merem gini loh. Iya kayak nahan sakit gitu aja. Kayak dari saya sih penglihatan kita gitu loh. Kita enggak tahu, enggak tahu kenapa,” ungkap Heri.

Motor dan Korban Tercebur ke Selokan

Setelah menabrak gerobak, DS bersama motornya terjerembab ke selokan sedalam sekitar 1,5 meter.

Korban sempat ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri. Tak lama kemudian, korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi.

Jenazah DS kemudian dievakuasi ke kamar mayat RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH) Surabaya.

Petugas Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Surabaya melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi. Sepeda motor korban juga dievakuasi dari lokasi.

Bagian bodi depan motor tampak remuk akibat benturan dengan gerobak dan dinding pembatas beton.

Lokasi kecelakaan tersebut berada sekitar 400 meter di sebelah utara Asrama Polisi Bangkingan.

Dagangan Sempat Berantakan, Kemudian Diborong

Kecelakaan itu tidak hanya merusak gerobak milik Heri. Donat yang telah ditata di dalam etalase juga sempat berantakan akibat benturan.

Roda belakang gerobaknya yang penyok harus dibawa ke bengkel untuk diperbaiki.

Di tengah kejadian tersebut, Heri justru mendapat bantuan tak terduga dari seorang pengendara motor. 

Pengendara itu merasa iba dan memilih membeli seluruh donat yang dijual Heri.

“Dagangan donat enggak porak-poranda enggak banget sih. Tapi alhamdulillah ada yang bantu membeli. Memboronglah. Memborong semua,” ujar Heri.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.