TRIBUNKALTIM.CO - Liga Champions 2026/2027 bakal bergulir pertengahan pekan ini, mulai Rabu (9/9/2026).
Paris Saint-Germain (PSG) yang berstatus sebagai juara bertahan, bertekad untuk mempertahankan gelar.
Sejumlah klub elite Eropa telah memperkuat kedalaman skuad mereka, klub-klub Liga Champions bahkan tercatat lima kali menggelontorkan dana minimal £100 juta untuk memboyong satu pemain, sementara tim seperti Manchester United dan Aston Villa kembali berlaga di panggung tertinggi Benua Biru ini.
Baca juga: Jadwal Porto vs Manchester City di Liga Champions, Daftar Pemain Man City yang Cedera
Satu hal yang wajib diwaspadai oleh seluruh 36 tim peserta adalah menghindari sanksi larangan bertanding (skorsing).
Oleh karena itu, penting untuk memahami sejumlah perubahan aturan yang diterapkan UEFA.
Sports Mole merangkum aturan skorsing serta regulasi terbaru terkait akumulasi kartu kuning di Liga Champions.
Baca juga: Jadwal Liga Champions 2026/2027, Big Match Real Madrid vs Inter Milan di Pekan 1
Sanksi Otomatis:
Apabila pemain atau staf pelatih menerima kartu merah atau dua kartu kuning dalam satu laga, mereka secara otomatis dilarang tampil pada pertandingan kompetisi UEFA berikutnya.
Berlaku Lintas Kompetisi UEFA:
Kartu merah yang diterima di Liga Champions tetap berlaku di Liga Europa atau Conference League jika laga tersebut menjadi pertandingan Eropa berikutnya bagi sang pemain.
Baca juga: Hasil Drawing Liga Champions 2026/27: Calvin Verdonk Jajal Kekuatan Munchen, Arsenal dan AS Roma
Sanksi Tambahan:
UEFA berhak memperpanjang hukuman ke kompetisi lain jika terjadi pelanggaran berat, berdasarkan keputusan badan disiplin UEFA.
Pada musim-musim sebelumnya, pemain akan dijatuhi sanksi larangan bertanding satu laga setelah mengoleksi tiga kartu kuning (tanpa kartu merah), dengan sanksi berikutnya berlaku setiap kelipatan dua kartu kuning.
Baca juga: Calvin Verdonk Bakal Jadi Pemain Indonesia Pertama di Liga Champions, LOSC Lille Klaim Cetak Sejarah
Namun, UEFA kini mengubah regulasi tersebut.
Batas Akumulasi Ditambah:
Pemain baru terkena sanksi larangan bertanding satu laga setelah mengumpulkan empat kartu kuning.
Sanksi Berikutnya:
Skorsing tambahan akan dipicu oleh setiap kartu kuning bernomor genap berikutnya, yaitu pada kartu kuning ke-6, ke-8, ke-10, dan seterusnya.
Baca juga: Bawa PSG Juara Liga Champions, Luis Enrique Masuk Geng Elite Selevel Guardiola dan Ancelotti
Pemutihan Kartu (Penghapusan Akumulasi):
Seluruh catatan kartu kuning akan dihapus setelah babak perempat final usai dan tidak diakumulasikan ke babak semifinal.
Pengecualian Sanksi di Semifinal:
Jika seorang pemain mengoleksi kartu kuning keempatnya pada laga perempat final, ia tetap wajib menjalani skorsing pada salah satu leg babak semifinal.
Namun, kartu kuning keempat yang diterima di babak semifinal tidak berujung pada skorsing, sehingga satu-satunya cara seorang pemain absen di laga final adalah jika menerima kartu merah. (*)