Solar dan Pertalite Langka di Lumajang Jawa Timur, Antrean Kendaraan Di SPBU Mengular 
Wiwit Purwanto September 07, 2026 03:49 PM

 

SURYA.CO.ID LUMAJANG - Kelangkaan Solar dan Pertalite bersubsidi terjadi di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, sejak tiga hari terakhir. Kondisi tersebut memicu antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU hingga mengular ke jalan raya pada Senin (7/9/2026).

Antrean terlihat sejak pagi di SPBU Sukodono Lumajang. Kendaraan dan truk yang hendak mengisi Pertalite dan Solar memadati area pengisian hingga antreannya meluber ke jalan raya, setidaknya sampai pukul 10.30 waktu setempat.

Pantauan SURYA.CO.ID juga menemukan Pertalite kosong di sejumlah kios BBM eceran sepanjang Jalan Gajah Mada, Kelurahan Kepuharjo, Kecamatan/Kabupaten Lumajang. Kondisi tersebut berlangsung sejak Sabtu (5/9/2026), sementara pedagang hanya menyediakan Pertamax.

Antrean panjang juga terjadi di SPBU Tempeh dan Labruk Lumajang. Antrean pembelian Solar dan Pertalite di dua lokasi tersebut sudah terlihat sejak pukul 06.00 waktu setempat.

Baca juga: Antrean BBM di Bondowoso Jawa Timur, Pertamina Tambah Pasokan dan Suplai dari Surabaya

Kondisi kelangkaan BBM bersubsidi tersebut dibenarkan Kepala Bagian Ekonomi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Bonni Mementa.

Namun, Bonni belum dapat memberikan penjelasan lebih lanjut karena masih mengikuti rapat saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

"Nanti ya, ini masih rapat," ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Pertalite Eceran Kosong Sejak Sabtu

Kelangkaan tidak hanya terlihat di SPBU. Kios BBM eceran di sepanjang Jalan Gajah Mada, Kelurahan Kepuharjo, Kecamatan/Kabupaten Lumajang, juga tidak menyediakan Pertalite sejak Sabtu (5/9/2026).

Pedagang di lokasi tersebut hanya menyediakan Pertamax. Kondisi itu berlangsung hingga Senin (7/9/2026), ketika antrean panjang justru terjadi di sejumlah SPBU yang masih melayani pengisian Pertalite dan Solar.

Situasi tersebut membuat kendaraan dan truk harus mengantre di SPBU Sukodono. Hingga pukul 10.30 waktu setempat, antrean masih terlihat mengular hingga ke jalan raya.

Baca juga: BBM Langka di Bondowoso Jatim, Beli Pertalite Eceran Tembus Rp20.000, Imbas Macet Di Ketapang

Antrean Meluas ke SPBU Tempeh dan Labruk

Selain SPBU Sukodono, antrean pembelian Solar dan Pertalite juga terjadi di SPBU Tempeh dan Labruk Lumajang.

Antrean di kedua SPBU tersebut mulai terlihat sejak pukul 06.00 waktu setempat. Kondisi ini menjadi gambaran sulitnya masyarakat mendapatkan BBM bersubsidi di tengah kelangkaan yang berlangsung selama tiga hari terakhir.

Pemerintah Kabupaten Lumajang mengakui adanya kondisi tersebut. Kepala Bagian Ekonomi Pemkab Lumajang Bonni Mementa menyatakan pihaknya mengetahui persoalan kelangkaan BBM bersubsidi, meski belum memberikan keterangan lebih lanjut karena masih mengikuti rapat.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.