TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Situbondo - LPG 3 kilogram atau gas melon langka di Situbondo, Jawa Timur, membuat warga harus mencari pasokan hingga ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Di SPBU Panji, Kecamatan Panji, 140 tabung gas melon yang tersedia untuk masyarakat habis dibeli dalam waktu kurang dari satu jam.
Salah seorang warga Desa Curah Jeru, Kecamatan Panji, Isnainni, mengatakan dirinya terpaksa membeli gas di SPBU karena tidak menemukan pasokan di sejumlah toko di desanya.
"Saya terpaksa beli ke sini (SPBU, Red), sebab kalau tidak begitu tidak bisa memasak," ujarnya usai membeli gas di SPBU Panji.
Operator SPBU Panji, Pria Wibowo, mengatakan pasokan gas melon secara bertahap mulai kembali normal. Namun, tingginya kebutuhan masyarakat membuat stok yang datang langsung habis.
"Kalau dibandingkan kemarin, warga itu sampai antre," katanya.
Baca juga: BBM Langka Sejak 2 Hari Terakhir, Antrean SPBU Mengular di Bondowoso
Menurut Pria, pihaknya menerima pasokan sebanyak 130 tabung gas melon pada hari tersebut. Gas tiba sekitar pukul 10.00 WIB, tetapi dalam waktu sekitar 45 menit seluruh stok telah dibeli warga.
"Tadi gas itu datang sekitar pukul 10.00 WIB, namun hingga pukul 10.45 WIB sudah habis dibeli warga," ujarnya.
Kondisi tersebut menunjukkan tingginya permintaan gas LPG 3 kilogram di tengah terbatasnya pasokan di tingkat pengecer. Warga pun mencari alternatif lokasi untuk mendapatkan gas, termasuk SPBU.
Selain gas melon, Pria menjelaskan kondisi stok bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Panji. Untuk BBM jenis Pertalite, stok masih tersedia dan dipastikan aman.
"Saat ini stok Pertalite masih aman dan tidak ada kelangkaan," tegasnya.
Baca juga: Warga Bondowoso Tertipu Rp 7,4 Juta, Ditawari Kuota Pangkalan LPG 3 Kg
Stok Pertamax masih kosong karena terdapat kendala dalam proses pengiriman. Pasokan Pertamax untuk SPBU tersebut dikirim dari Surabaya.
"Untuk stoknya sekarang kosong dan tunggu nunggu kiriman," tukasnya.
Adapun pelayanan pengisian solar juga belum dapat dilakukan. Pria mengatakan stok solar sebenarnya tersedia, tetapi SPBU masih mengalami gangguan teknis sehingga pelayanan sementara dihentikan.
"Stoknya ada, tapi kami belum bisa melayani karena ada gangguan," tambahnya.