Prestasi di tingkat nasional bukanlah akhir dari proses pembinaan. Kami terus mendampingi para talenta berprestasi agar dapat berkembang dan memiliki kesempatan lebih luas lagi
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan tidak hanya memberikan apresiasi dalam bentuk hadiah, namun juga kesempatan pengembangan talenta secara berkelanjutan bagi para murid berprestasi pemenang medali tingkat nasional.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan apresiasi tersebut diberikan kepada peraih medali dalam beragam ajang nasional yang diselenggarakan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikdasmen.
"Apresiasi tersebut menjadi bagian penghargaan kepada murid yang telah menunjukkan dedikasi, kerja keras, daya juang, dan prestasi dalam ajang talenta, termasuk OSN (Olimpiade Sains Nasional)," ujar Mendikdasmen Abdul Mu'ti di Jakarta, Senin.
Lebih lanjut ia mengatakan Kemendikdasmen membina serta mengirimkan murid berprestasi ke berbagai ajang internasional, seperti pada tahun ini sebanyak 79 murid menjadi Delegasi Indonesia dalam berbagai ajang internasional.
Para delegasi yang telah berkompetisi itu, kata Mendikdasmen, telah meraih sebanyak 47 penghargaan internasional yang terdiri atas tujuh emas, 17 perak, 23 perunggu, dan lima honorable mention.
Mendikdasmen pun mengingatkan supaya masyarakat tidak melihat suatu penghargaan hanya dari sisi hadiahnya. “Mereka yang juara juga akan mendapat dukungan pengembangan talenta berkelanjutan,” katanya.
Pada kesempatan yang sama Kepala Puspresnas Kemendikdasmen Maria Veronica Irene Herdjiono menambahkan apresiasi dan pembinaan bagi para peraih prestasi tidak berhenti pada pemberian hadiah atau dana pembinaan.
Puspresnas, kata Irene, secara berkelanjutan membina talenta berprestasi agar memperoleh kesempatan untuk mengikuti ajang internasional.
“Prestasi di tingkat nasional bukanlah akhir dari proses pembinaan. Kami terus mendampingi para talenta berprestasi agar dapat berkembang dan memiliki kesempatan lebih luas lagi,” kata Irene.
Selain itu dukungan jangka panjang juga diberikan melalui kesempatan melanjutkan pendidikan.
Melalui Beasiswa Talenta Indonesia yang merupakan kolaborasi Puspresnas dan LPDP, kata Irene, para talenta berprestasi mendapatkan pendanaan pendidikan program S1/D4 di dalam maupun luar negeri.
Tahun ini pihaknya mencatat sebanyak 174 calon penerima beasiswa S1 terdiri atas 171 calon penerima beasiswa dalam negeri dan tiga orang calon penerima beasiswa luar negeri yang merupakan pemenang ajang yang difasilitasi Puspresnas, termasuk OSN.
“OSN bukan semata-mata tentang medali atau menjadi juara. Proses mengikuti kompetisi menjadi ruang bagi murid untuk mengembangkan kemampuan, membangun karakter, sportivitas, daya juang, dan mental sebagai generasi unggul Indonesia,” kata Irene.
Kemendikdasmen, lanjutnya, berkomitmen memastikan setiap murid memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi melalui proses yang adil, transparan, dan berintegritas.
Pembinaan talenta diarahkan agar prestasi yang diraih hari ini dapat membuka kesempatan pengembangan diri dan pendidikan pada jenjang berikutnya.





