Bikin Geram! Warga Kencing Sembarangan di Alun-alun Bogor, Wakil Wali Kota Lempar Helm
Wahyu Septiana September 07, 2026 08:08 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, BOGOR - Aksi seorang warga yang kencing sembarangan di kawasan Alun-Alun Kota Bogor membuat Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin geram.

Jenal bahkan mengejar warga tersebut hingga melemparkan helm ke arahnya.

Warga itu sebelumnya terlihat buang air kecil di salah satu titik Alun-Alun Kota Bogor yang selama ini kerap dikeluhkan karena menimbulkan bau pesing.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (7/9/2026), ketika Jenal bersama sejumlah petugas berada di kawasan alun-alun untuk melakukan penyemprotan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Kepergok Kencing Sembarangan

Camat Bogor Tengah Dheri Wiriadirama mengatakan, warga yang kedapatan kencing sembarangan itu merupakan warga Paledang.

Menurut Dheri, pria tersebut sengaja buang air kecil di kawasan alun-alun.

"Itu Orang Paledang. Memang dia sengaja kencing sembarangan disitu," kata Dheri dikutip dari TribunnewsBogor.com, Senin (7/9/2026).

Dheri menuturkan, kejadian bermula ketika dirinya bersama Jenal berada di Alun-Alun Kota Bogor.

Saat itu, keduanya tengah melakukan penyemprotan untuk membersihkan abu vulkanik yang berada di kawasan tersebut.

Di tengah kegiatan, Jenal melihat seorang warga sedang buang air kecil sembarangan.

Dikejar hingga Dilempar Helm

Tindakan warga tersebut langsung mendapat respons dari Jenal.

Dheri mengatakan, lokasi warga kencing sembarangan itu memang menjadi salah satu titik yang sebelumnya sering dikeluhkan masyarakat karena bau pesing.

Berbagai upaya juga telah dilakukan untuk mengatasi persoalan tersebut.

Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) disebut telah melakukan penyemprotan di area tersebut.

Bahkan, kamera pengawas atau CCTV telah dipasang untuk memantau aktivitas di lokasi.

Namun, saat Jenal tengah memberikan pengarahan kepada park ranger, kejadian serupa kembali ditemukan.

"Terus lagi nge breafing park ranger, jangan sampai masuk PKL kebersihan yang pipis sembarangan. Belum beres pipis sembarangan, eh ada yang pipis. Langsung diudag (dikejar) oleh pa Wakil dialungkeun (dilempar) pakai helm kakinya," ujarnya.

Setelah kejadian itu, warga tersebut juga diberikan tindakan berupa penyemprotan air.

Jenal kemudian menegur warga tersebut atas perbuatannya.

Tak Terima Permintaan Maaf

Dalam kejadian tersebut, warga yang kedapatan kencing sembarangan disebut sempat meminta maaf kepada Jenal.

Namun, permintaan maaf itu tidak langsung diterima.

Jenal bahkan disebut menepis dan menolak permintaan maaf warga tersebut.

Tindakan tersebut menjadi bentuk teguran keras agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di kawasan Alun-Alun Kota Bogor.

Bakal Diproses untuk Sanksi Administrasi

Persoalan tersebut tidak berhenti pada teguran di lokasi.

Dheri mengatakan, warga tersebut selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS).

Proses tersebut dilakukan untuk menentukan bentuk sanksi administrasi yang akan diberikan kepada warga bersangkutan.

"Setelah itu ditegur dimarahin. Nanti mau ditindak lanjut sama PPNS supaya jadi sanksi administrasi belum tau ringan atau beratnya, yang pasti sanksi PPNS aja," tandasnya.

Berita Lainnya

Baca juga: Pimpinan DPRD DKI Minta Penimbun Masker di Tengah Bencana Abu Krakatau Ditindak Tegas

Baca juga: Harga Masker Melambung saat Paparan Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pramono: Jangan Dipermainkan

Baca juga: Pramono Bakal Undang Klub Bola Ibu Kota Dari Berbagai Negara Lawan Persija: Termasuk Dari Berlin 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.