TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sumatera Selatan (Sumsel) mendirikan Posko Kesehatan ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) gratis serta membagikan 40.000 masker dan air mineral kepada masyarakat.
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kabut asap, terutama di Kota Palembang, yang kualitas udaranya semakin memburuk.
Kegiatan ini dimotori Sekretaris DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto SSos MM dan Ketua Badan Rescue NasDem Sumsel dr. Fiqi.
Pembagian masker dilakukan di tiga titik strategis Kota Palembang, yakni Simpang Lima DPRD Sumsel, Masjid Agung, dan Simpang Patal.
“Apa yang kami lakukan ini adalah bagian dari kepedulian Partai NasDem kepada masyarakat yang sangat membutuhkan. Saat ini yang paling dibutuhkan masyarakat adalah masker, terutama bagi para pengguna kendaraan, karena kondisi cuaca semakin memburuk,” ujar Sekretaris DPW NasDem Sumsel H Nopianto SSos MM, Senin (7/9/2026).
Selain membagikan masker, NasDem juga membuka Klinik NasDem Peduli di Klinik Sukarame, Jalan Kol H Burlian, untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis khusus bagi masyarakat yang mengalami ISPA.
Masyarakat cukup datang ke klinik tersebut untuk mendapatkan pengobatan dari tim medis Badan Rescue NasDem.
“Klinik ini akan kami maksimalkan untuk memberikan pertolongan dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kota Palembang yang membutuhkan, terkait semakin bertambahnya masyarakat yang terkena penyakit ISPA akibat dampak asap,” kata Nopianto didampingi sejumlah petinggi DPW NasDem Sumsel dan anggota Fraksi DPRD Sumsel.
Baca juga: ISPA di Palembang Tembus 655 Kasus Sehari, Karhutla Capai 297 Titik, 2.700 Hektare Lahan Kekeringan
Sementara itu, dr. Fiqi menyebut Klinik Sukarame merupakan salah satu klinik tertua di Palembang yang telah berdiri sejak 55 tahun lalu dan masih eksis hingga 2026.
Ia menegaskan, layanan kesehatan akan dimaksimalkan selama bencana kabut asap berlangsung.
“Bagi yang memiliki anak-anak, jika tidak ada kepentingan untuk keluar rumah, tolong jangan keluar rumah terlebih dahulu. Begitu juga untuk orang dewasa, jika tidak ada kegiatan yang mendesak, diimbau untuk tidak keluar rumah,” ujar dr. Fiqi.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap menjalankan pola hidup sehat sesuai dengan anjuran pemerintah.
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com