Genjot Produktivitas Bawang Nganjuk, Petrokimia Gresik Gelar Pestani Nyawiji
Dyan Rekohadi September 07, 2026 09:32 PM

 

SURYA.CO.ID, NGANJUK - Upaya memperkuat komoditas bawang merah unggulan terus digenjot PT Petrokimia Gresik (Persero) melalui program Pestani Bawang Merah Nyawiji di Desa Sumberjo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Senin (7/9/2026).

Langkah itu menjadi wadah konkret bagi para petani lokal dalam meningkatkan kualitas budidaya serta mendongkrak produktivitas panen secara terukur.

Dukungan terhadap ekosistem pertanian dari hulu hingga hilir itu menegaskan peran strategis Jawa Timur sebagai penyokong utama kebutuhan hortikultura nasional.

Baca juga: Oknum PPPK Nganjuk Dicopot dari Jabatan Guru Usai Palsukan Dokumen Perceraian

 

Peran Strategis Nganjuk dan Varietas Tajuk

Jawa Timur menyumbang produksi bawang merah nasional dalam jumlah besar dengan Kabupaten Nganjuk sebagai salah satu sentra terutamanya.

Potensi daerah itu makin melesat berkat hadirnya varietas lokal unggulan Tajuk yang memiliki kualitas umbi seragam dan daya simpan tinggi.

"Varietas Tajuk menempati posisi nomor satu nasional sebagai benih bawang merah dan nomor dua nasional dari sisi produksi," kata Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo, Senin (7/9/2026).

"Kami tidak ingin berhenti pada penyediaan pupuk, tetapi juga mendorong edukasi pemupukan berimbang, layanan uji tanah, pendampingan budidaya, pemanfaatan teknologi pertanian, serta penguatan ekosistem pertanian," jelasnya.

Baca juga: Program Pestani Rawit Groo Festival di Poncokusumo, Kabupaten Malang, Petrokimia Gresik Bantu Petani

 

Ajang Edukasi dan Penilaian Kualitas

Program itu melibatkan para petani dari enam kecamatan di Nganjuk melalui kompetisi budidaya yang mengedepankan kualitas hasil panen.

Kriteria penilaian meliputi keseragaman umbi sebesar 35 persen, bobot berat 50 persen, serta dokumentasi sebesar 15 persen.

"Pestani Bawang Merah Nyawiji kami harapkan bisa menjadi gerakan bersama untuk memperkuat bawang merah Nganjuk," ulas Adityo.

Baca juga: Sensasi Petik Buah Segar dari Lahan, Warga Gresik Antusias Padati Kebun Percobaan Petrokimia Gresik

 

Hasil Panen Melimpah dan Apresiasi Petani

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengonfirmasi bahwa panen raya bawang merah di kawasan Gondang mencatatkan hasil luar biasa.

Ia menyebut angka produktivitas panen kali itu berhasil menembus 25 ton per hektar dari total luas lahan sekitar 22.000 hektar di Nganjuk.

"Ukurannya besar-besar, panen kali mencapai 25 ton per hektarenya," tutur Kang Marhaen.

Sementara itu, Suheri, petani asal Gondang, menyampaikan rasa terima kasih atas pendampingan serta edukasi penggunaan pupuk nonsubsidi yang disediakan.

"Di kegiatan ini kami mendapatkan informasi terkait pupuk-pupuk nonsubsidi yang terbukti mendorong peningkatan produktivitas bawang merah," tutup Suheri.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.