Anak Krakatau Berubah Bentuk, Badan Geologi Ungkap Risiko Keruntuhan Terkini
Laksmi Anindita September 07, 2026 09:44 PM

TRIBUNWOW.COM - Badan Geologi Kementerian ESDM menyatakan pertumbuhan Gunung Anak Krakatau setelah erupsi 22 Desember 2018 masih relatif kecil.

Dengan kondisi saat ini, Gunung Anak Krakatau dinilai belum berpotensi mengalami keruntuhan besar yang dapat memicu tsunami.

Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Lana Saria, pada Minggu (6/9/2026) mengatakan penilaian tersebut berdasarkan hasil evaluasi terhadap bentuk dan kondisi tubuh gunung.

Lana menyebut, saat ini kondisi bentuk Gunung Anak Krakatau juga sudah berbeda dibandingkan sebelum peristiwa 2018.

Sebagian tubuh gunung telah runtuh saat kejadian tersebut.

Meski pertumbuhan gunung terus terjadi, hasil pemetaan Badan Geologi menunjukkan bagian dasar tubuh gunung dan kawah utama belum mengalami perubahan signifikan dibandingkan pemetaan sebelumnya.

Namun, aktivitas Anak Krakatau tetap dipantau secara intensif karena aktivitas dan bentuk gunung dapat terus berubah.

Selain potensi keruntuhan, Badan Geologi juga mengingatkan adanya bahaya lontaran material vulkanik akibat erupsi.

Baca juga: Air Laut di Pesisir Lampung Surut saat Anak Krakatau Erupsi, BMKG Pastikan Belum Ada Anomali Tsunami

Baca juga: Erupsi Anak Krakatau Naik, Presiden Prabowo Panjatkan Doa: Semoga Allah Lindungi Rakyat RI

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.