Bentuk Kerukunan Beragama, Owner Javaretro Penganut Nasrani Bantu Operasional Masjid di Soreang
Kemal Setia Permana September 07, 2026 10:11 PM

TRIBUNJABAR.ID - Bentuk solidaritas dan kerukunan antar umat beragama kembali ditunjukkan oleh pemilik Hotel Javaretro, Petrus Adamsantosa.

Ini terlihat dengan hadirnya bantuan di Masjid Nur Alif yang terletak di seberang  stadion Sijalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Sejumlah bantuan yang diberikan pun beragam yaitu dari mulai dukungan operasional hingga bantuan infrastruktur jalan yang dikucurkan melalui kegiatan Baksos Javaretro.

Salah satu yang menonjol dan dirasakan langsung manfaatnya adalah bantuan berupa pembangunan trotoar jalan di depan Masjid Nur Alif sepanjang 30 meter.

Hadirnya trotoar ini membuat para pejalan kaki akan merasa jauh lebih aman dan nyaman setelah adanya trotoar yang sudah sebagian rampung dibangun dan bisa dimanfaatkan masyarakat

Perwakilan Hotel Javaretro, Dede Rojudin Nirwan, mengatakan pembangunan trotoar dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemilik Hotel Javaretro terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.

Keberadaan trotoar dinilai penting, terutama ketika kawasan sekitar Jalak Harupat dipadati masyarakat dalam berbagai kegiatan. Kondisi jalan yang ramai membuat akses pejalan kaki membutuhkan ruang yang lebih aman dan nyaman.

Baca juga: Javaretro Kembali Bantu Puluhan Siswa Difabel dan Yatim Piatu, Suasana Haru Selimuti Para Peserta

"Kami mengadakan kegiatan bakti sosial untuk membuat trotoar agar masyarakat bisa berjalan dengan aman dan nyaman. Apalagi ketika ada kegiatan di Jalak Harupat, kondisi jalan cukup penuh," ujar Dede saat ditemui di lokasi. Jumat, (4/9/2026). 

Tentu saja sebelum pembangunan dilakukan, kata Dede,  pihaknya terlebih dahulu berkomunikasi dengan pengurus Yayasan Nur Alif sehingga pembangunan trotoar dapat direalisasikan.

Ia menyampaikan rasa syukur karena pengerjaan trotoar dapat diselesaikan dan mulai digunakan. Ia berharap kegiatan sosial tersebut tidak berhenti pada pembangunan trotoar saja.

potong tumpeng pembangunan trotoar masjid di Soreang oleh Petrus Adamsantosa
SOLIDARITAS- Perwakilan Masjid Nur Alif Soreang dan pihak Hotel Javaretro, menggelar prosesi doa bersama dan potong tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur pembangunan trotoar di depan Masjid Nur Alif. Bantuan diberikan oleh Petrus Adamsantosa yang merupakan pemilik Javaretro Suites & Hotel

"Kami berharap ke depannya bukan hanya ini. Mudah-mudahan kami dari pihak hotel Javaretro juga dapat terus membantu kegiatan Masjid Nur Alif, termasuk kebutuhan pembangunan dan kegiatan lainnya," katanya.

Simbol Kerukunan Beragama, Bantu Pembayaran Listrik dan Kebersihan

Dede pun menekankan bahawa bantuan dari pihak Hotel Javaretro ini juga sebagai simbol kerukunan antar umat beragama mengingat Petrus Adamsantosa, yang merupakan pemilik Hotel Javareto, merupakan penganut Nasrani.

Namun menurut Dede, dalam kehidupan sosial dan bermasyarakat, Petrus Adamsantosa tidak pernah membeda-bedakan suku dan golongan.

Terbukti, bantuan yang dikucurkan pun tak hanya berupa pembangunan trotorar, namun juga termasuk membantu pembayaran listrik hingga kebersihan Masjid Nur Alif.

"Hal ini mendandakan bahwa Pak Petrus ini tidak melihat latar belakang pihak lain dalam mengucurkan bantuan, sehingga manfaatnya juga bisa dirasakan oleh seluruh warga yang memakmurkan masjid ini,"

"Intinya adalah kebersamaan. Kalau dilakukan bersama, yang berat menjadi ringan. Mudah-mudahan apa yang dilakukan ini menjadi berkah dan amanah," tuturnya.

Baca juga: Unik dan Kental Nuansa Budaya, Band Stinky Pilih Javaretro Suites & Hotel Jadi Lokasi Video Klip

Apresiasi Pihak Yayasan Nur Alif

Di tempat yang sama,  Ketua Yayasan Nur Alif, H. Akang Permana, mengapresiasi dukungan berbagai pihak terhadap pembangunan trotoar tersebutm termasuk dari pihak non muslim seperti dari pihak Hotel Javaretro.

Menurutnya,  pembangunan akses menuju masjid dapat terlaksana berkat adanya komunikasi dan kepercayaan antara masyarakat, pengusaha, serta pihak-pihak terkait.

"Keberadaan trotoar ini dibangun atas dasar kepercayaan dan dukungan dari semua pihak, baik masyarakat maupun pengusaha. Semuanya memberikan support kepada kami," kata Akang.

Menurutnya, posisi Masjid Nur Alif cukup strategis karena berada di antara sejumlah tempat usaha milik warga dan pelaku usaha di kawasan tersebut. Karena itu, akses menuju masjid perlu ditata agar dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Sebagai informasi tambahan, mulai sekarang para pengunjung masjid dapat menikmati air minum gratis dari Javaretro. 

Ada dua dispenser yang kini disediakan pihak Javaretro di sekitar Masjid Nur Alif. (***)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.