TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pameran seni dan desain di Jakarta mempertemukan seniman Indonesia dan mancanegara dalam satu ruang kreatif.
Kehadiran 12 seniman internasional dari Austria, Ukraina, Korea Selatan, Amerika Serikat, dan Polandia membuka ruang pertukaran gagasan sekaligus memperluas dialog mengenai perkembangan seni dan desain lintas negara.
Pameran yang mengusung tema “Rush of Imagination” tersebut digelar Fakultas Desain dan Seni Kreatif (FDSK) Universitas Mercu Buana pada 29 Agustus hingga 14 September 2026 di Atrium Universitas Mercu Buana.
Selain seniman internasional, pameran ini melibatkan 28 dosen FDSK, tujuh alumni, serta 13 seniman dari sejumlah perguruan tinggi di Indonesia.
Rektor Universitas Mercu Buana Andi Adriansyah, mengatakan ruang pertemuan seperti pameran tersebut penting untuk memperluas wawasan sivitas akademika terhadap perkembangan seni dan desain.
Menurutnya, interaksi dengan seniman dari berbagai latar juga dapat menjadi sarana pertukaran gagasan bagi mahasiswa.
“Lingkungan akademik perlu membuka ruang yang memungkinkan mahasiswa dan sivitas akademika berinteraksi dengan perkembangan kreativitas yang lebih luas, termasuk melalui jejaring internasional,” kata Andi, kepada wartawan di Jakarta, Senin (7/9/2026).
Para seniman dari Indonesia yang terlibat antara lain berasal dari Politeknik Bali Maha Werdhi, Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Institut Seni Budaya Indonesia Papua, dan Universitas Negeri Makassar.
Sejumlah alumni FDSK juga berpartisipasi, di antaranya Natigor Ilhamsyah, Iyusman Utomo, dan Jordi Lukman.
Kehadiran para seniman dengan latar akademik, budaya, dan pengalaman berkarya yang berbeda menjadi bagian penting dalam mempertemukan beragam perspektif. Interaksi tersebut tidak hanya berlangsung melalui karya yang dipamerkan, tetapi juga melalui agenda diskusi dan artist talk.
Sejumlah alumni FDSK, yakni Candra Dwiyanto, dan Handy Erlangga, bersama seniman Agung Suryanto, dan Zul Fiqhri, terlibat dalam sesi artist talk.
Sementara itu, seniman internasional dijadwalkan hadir secara daring pada 9 September 2026 untuk berbagi pengalaman dan perspektif mengenai perkembangan seni dan desain.
Pameran tersebut dibuka secara resmi pada 29 Agustus 2026 oleh Rektor Universitas Mercu Buana di Atrium Universitas Mercu Buana. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-12 FDSK dengan tema “12 Harmony”, yang turut menghadirkan agenda JAWARA dan SINDEN.
Melalui keterlibatan dosen, alumni, mahasiswa, serta seniman dari dalam dan luar negeri, pameran ini menjadi ruang untuk mempertemukan karya dan gagasan dari berbagai perspektif.
Baca juga: Menteri Kebudayaan Fadli Zon Buka Pameran Seni Ukir Tatah 2026 di Museum Nasional
Bagi mahasiswa, kehadiran seniman internasional memberikan kesempatan untuk mengenal praktik seni dan desain yang berkembang di luar Indonesia.