Bos BGN Sudaryono Tutup 1.999 Dapur MBG Hari Ini, Apa Alasannya?
Pandu Widarwoko September 07, 2026 11:42 PM

- Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengumumkan sebanyak 1.999 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ditutup.

Langkah ini dilakukan karena ribuan SPPG tersebut belum mendaftarkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam video yang diunggah di akun TikTok resminya pada Senin (7/9/2026), Sudaryono menegaskan bahwa SLHS menjadi salah satu syarat mutlak bagi dapur yang menyelenggarakan program MBG.

"SLHS menjadi satu syarat mutlak dalam dapur yang menyelenggarakan Makan Bergizi Gratis," ucap Sudaryono.

Berdasarkan pembaruan data dari Kementerian Kesehatan pada 7 September 2026 pukul 17.00 WIB, ditemukan 1.999 dapur SPPG yang belum melakukan pendaftaran SLHS.

Sudaryono menegaskan, persoalannya bukan karena dapur tersebut sudah mendaftar tetapi belum memenuhi syarat.

Melainkan, dapur-dapur tersebut disebut belum melakukan pendaftaran SLHS sama sekali di dinas kesehatan masing-masing.

BGN mengaku telah melakukan pengecekan dan konfirmasi, serta memberikan waktu kepada dapur-dapur tersebut.

Namun, karena belum juga melakukan pendaftaran, 1.999 dapur tersebut dinyatakan ditutup oleh Sudaryono untuk selanjutnya menjalani investigasi.

"Pada hari ini saya nyatakan 1.999 dapur SPPG yang tersebar di tiga wilayah. Wilayah 1 sebanyak 351, wilayah 2 sebanyak 1.417, dan wilayah 3 sebanyak 231. Total 1.999 ini kemudian kami nyatakan saya tutup untuk kemudian kami lakukan investigasi," sambungnya

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.