TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Jumlah penerbangan yang mengalami pembatalan di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru kembali bertambah hingga Senin malam (7/9/2026).
Sampai pukul 20.00 WIB, tercatat sebanyak 34 penerbangan dari dan menuju Bandara SSK II Pekanbaru dibatalkan imbas erupsi Anak Gunung Krakatau.
Pembatalan tersebut terjadi setelah erupsi Anak Gunung Krakatau berdampak pada penyebaran abu vulkanik (volcanic ash) di ruang udara serta adanya penyesuaian operasional di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta.
"Semoga saja penerbangan besok sudah bisa kembali normal seperti biasa, ini menjadi harapan kita semua," kata PGS General Manager Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Imamura Ginting, Senin (7/9/2026).
Dari 34 penerbangan yang dibatalkan, terdapat penerbangan rute Pekanbaru-Jakarta maupun Jakarta-Pekanbaru yang dioperasikan sejumlah maskapai.
Maskapai yang penerbangannya terdampak pembatalan di antaranya Pelita Air, Citilink, Lion Air, Batik Air, Super Air Jet dan Garuda Indonesia.
Pelita Air mencatat delapan penerbangan yang dibatalkan, yakni IP 329, IP 320, IP 321, IP 322, IP 323, IP 324, IP 325 dan IP 328 dengan rute Pekanbaru-Jakarta maupun sebaliknya.
Sementara Citilink terdapat delapan penerbangan yang dibatalkan, yakni QG 937, QG 936, QG 939, QG 932, QG 933, QG 032, QG 033 dan QG 938.
Lion Air mencatat empat penerbangan yang terdampak, yakni JT 292, JT 393, JT 390 dan JT 391. Kemudian Batik Air sebanyak empat penerbangan, yakni ID 6852, ID 6857, ID 6854 dan ID 6855.
Selanjutnya, Super Air Jet mencatat empat penerbangan yang dibatalkan, yakni IU 919, IU 866, IU 867 dan IU 914. Sedangkan Garuda Indonesia mencatat enam penerbangan, yakni GA 172, GA 175, GA 174, GA 177, GA 176 dan GA 179.
Pihak Bandara SSK II menyatakan pembatalan penerbangan dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keselamatan, baik bagi penumpang maupun kru pesawat.
Tim operasional Bandara SSK II juga terus berkoordinasi dengan pihak maskapai dan instansi terkait untuk memastikan penanganan terhadap penumpang yang terdampak pembatalan maupun penundaan penerbangan.
Informasi mengenai jadwal penerbangan yang terdampak juga terus diperbarui seiring perkembangan kondisi erupsi dan operasional penerbangan.
Bagi masyarakat yang akan bepergian melalui Bandara SSK II Pekanbaru, pihak bandara mengimbau agar terlebih dahulu memantau jadwal penerbangan masing-masing dan berkoordinasi dengan maskapai.
Hal tersebut penting dilakukan karena perubahan jadwal penerbangan masih dapat terjadi mengikuti perkembangan kondisi ruang udara dan operasional bandara tujuan.
Manajemen InJourney Airports Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II menyatakan akan terus bersinergi dengan seluruh stakeholder bandara untuk memberikan pelayanan kepada pengguna jasa bandara selama kondisi tersebut berlangsung.
Sementara itu, erupsi Anak Gunung Krakatau masih memberikan dampak terhadap aktivitas penerbangan di sejumlah wilayah. Pihak bandara berharap kondisi tersebut dapat segera teratasi sehingga operasional penerbangan kembali berjalan normal. (Tribunpekanbaru.com/Alexander)