TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Sebanyak 26 mahasiswa Universitas PGRI Pontianak mengikuti Program Pengenalan Lapangan Persekolahan 2 (PLP 2) di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat.
Menariknya, seluruh mahasiswa yang diterjunkan tersebut merupakan putra-putri asal Kabupaten Sekadau yang kini tengah menempuh pendidikan di Universitas PGRI Pontianak.
Koordinator PLP 2 Kabupaten Sekadau, Mesterianti Hartati, mengatakan penempatan mahasiswa di daerah asal diharapkan dapat memudahkan mereka beradaptasi sekaligus mengenal lebih dekat karakteristik sekolah dan masyarakat setempat.
"Pada tahun ini, khusus untuk di Kabupaten Sekadau, kami menyediakan sebanyak 26 mahasiswa yang sejatinya mereka memang asalnya dari Kabupaten Sekadau. Jadi kami kembalikan ke kampung halamannya masing-masing agar bisa lebih mudah beradaptasi di daerahnya masing-masing," ujar Mesterianti pada Senin, 7 September 2026.
PLP 2 merupakan lanjutan dari PLP 1 yang telah dilaksanakan mahasiswa sebelumnya.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman nyata sebelum nantinya terjun sebagai tenaga pendidik.
Ke-26 mahasiswa tersebut berasal dari sejumlah program studi, mulai dari Pendidikan Jasmani, Pendidikan Biologi, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Sejarah, Pendidikan Matematika, Pendidikan Geografi, Pendidikan Teknologi Informasi hingga Bimbingan Konseling.
Mereka kemudian disebar ke enam sekolah mitra di Kabupaten Sekadau
Rinciannya, sebanyak empat mahasiswa ditempatkan di SMA Negeri 1 Sekadau Hilir, lima mahasiswa di SMP Negeri 10 Sekadau Hilir, lima mahasiswa di SMA Karya, lima mahasiswa di SMP Negeri 1 Sekadau Hilir, tiga mahasiswa di SMP Negeri 1 Sekadau Hulu dan empat mahasiswa di wilayah Belitang.
Baca juga: Lihat Kakek Ditandu Dengan Sarung, Polisi Sekadau Langsung Bawa ke Rumah Sakit
Mesterianti berharap keberadaan mahasiswa PLP 2 tidak hanya menjadi kesempatan untuk menimba pengalaman mengajar, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif bagi sekolah tempat mereka menjalankan praktik.
"Kehadiran mahasiswa kami di sekolah mitra diharapkan tidak hanya untuk menimba ilmu, tetapi juga sanggup memberikan kontribusi sehingga memberikan dampak positif, baik bagi mereka sendiri maupun pihak sekolah mitra sebagai tempat pembelajaran mereka," katanya.
Pelaksanaan PLP 2 di Kabupaten Sekadau dijadwalkan berlangsung selama kurang lebih tiga bulan.
Kegiatan dimulai sejak proses penyerahan mahasiswa pada 1 September 2026 dan dijadwalkan berakhir dengan penarikan mahasiswa pada 11 Desember 2026.
Mesterianti menilai keberhasilan kegiatan tersebut tidak dapat dilakukan oleh mahasiswa dan pihak universitas sendiri.
Kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sekadau, Dinas Pendidikan serta sekolah mitra menjadi bagian penting dalam pelaksanaan PLP 2.
"Kami menyadari bahwa keberhasilan dari pelaksanaan PLP 2 ini tidak mungkin terwujud tanpa adanya kolaborasi yang kuat, baik itu dengan pihak Pemerintah Kabupaten Sekadau, kemudian dengan pihak Dinas Pendidikan dan juga dengan pihak sekolah," tuturnya.
Kepada 26 mahasiswa yang menjalani PLP 2, ia berpesan agar mereka menjaga nama baik almamater selama berada di sekolah.
Mahasiswa juga diminta datang dengan sikap rendah hati dan memiliki kemauan untuk belajar dari para guru senior yang telah lebih dahulu mengabdikan diri di dunia pendidikan.
Menurutnya, para guru di sekolah mitra memiliki pengalaman yang dapat menjadi pembelajaran berharga bagi mahasiswa selama menjalani PLP 2.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan PLP 2 tidak hanya diukur dari ilmu dan pengalaman yang diperoleh mahasiswa.
"Ukuran keberhasilan dari PLP 2 ini bukan hanya tentang apa yang rekan-rekan dapat, tetapi juga tentang kebaikan dan nilai positif apa yang kalian tinggalkan untuk sekolah tersebut," jelasnya.
Sementara itu, Wakil Rektor I Universitas PGRI Pontianak, Aunurrahman, mengatakan 26 mahasiswa tersebut sengaja ditempatkan di Kabupaten Sekadau karena seluruhnya merupakan mahasiswa asal daerah tersebut.
Ia berharap kesempatan "balik kampung" tersebut dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk mempelajari karakteristik pendidikan di daerah sendiri.
"Kami harapkan para mahasiswa dapat belajar dengan baik. Dan saya mohon bimbingan dari Kadis Pendidikan sama kepala sekolah untuk membimbing mahasiswa kami untuk mengenal karakteristik Kabupaten Sekadau seperti apa," kata Aunurrahman.
Menurutnya, pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama PLP 2 diharapkan dapat dibawa kembali ke kampus sebagai bahan evaluasi dan pengembangan diri.
Mahasiswa diminta tidak hanya menjalankan praktik mengajar, tetapi juga mulai memikirkan metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik di Kabupaten Sekadau.
"Ketika kalian balik ke kampus, ada sesuatu yang dibawa. Apa sih yang harus saya kembangkan di diri saya? Apakah adanya metode-metode khusus yang cocok untuk siswa-siswa di Sekadau ini yang berbeda. Ini harapan kami," ujarnya.
Aunurrahman menjelaskan, perjalanan menjadi guru profesional tidak berhenti setelah mahasiswa memperoleh gelar sarjana pendidikan.
Setelah menyelesaikan pendidikan dan memperoleh gelar S.Pd., mahasiswa masih akan menghadapi tahapan Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Karena itu, PLP 2 diharapkan menjadi salah satu pengalaman awal yang dapat memotivasi mahasiswa untuk mempersiapkan diri menjadi calon guru yang produktif dan profesional.
Ia juga menekankan pentingnya peran sekolah mitra dalam membimbing mahasiswa selama menjalankan praktik.
"Jadi itu besar sekali harapan kami pada para mahasiswa, agar kalian menjadi calon guru yang produktif, profesional. Dan tentu saja itu tidak lepas dari peran para mitra kami yang ada di Kabupaten Sekadau ini," pungkasnya.
Universitas PGRI Pontianak (UPGRI Pontianak) merupakan salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, yang memiliki akar sejarah kuat dalam pengembangan pendidikan dan keguruan di Kalimantan Barat.
Institusi ini berkembang dari STKIP PGRI Pontianak, yang didirikan pada 1981 atas prakarsa Pengurus Daerah PGRI Kalimantan Barat.
Data Singkat
Nama : Universitas PGRI Pontianak
Singkatan : UPGRI Pontianak
Kota : Pontianak, Kalimantan Barat
Alamat kampus utama : Jl. Ampera No. 88, Pontianak
Badan penyelenggara : Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan Satuan PGRI Kalimantan Barat
Cikal bakal : STKIP PGRI Pontianak
Tahun berdiri : 1981
Bidang utama : Pendidikan, keguruan, sains, teknologi, bahasa, seni, olahraga dan bidang terkait. (*)