TRIBUNNEWS.COM, SINGAPURA — Setelah dua hari tertahan di Bandara Changi, Singapura, sejumlah calon penumpang tujuan Jakarta, Indonesia, akhirnya mendapat pilihan rute alternatif untuk terbang ke Indonesia.
Penerbangan mereka sebelumnya dibatalkan karena sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengganggu operasional bandara di Jakarta. Sebagian penumpang kemudian memilih terbang ke Surabaya sebagai rute alternatif.
Singapore Airlines membuka penerbangan alternatif ke Surabaya dan sejumlah bandara lainnya di Indonesia pada Senin (7/9/2026) dan Selasa (8/9/2026).
Sebelumnya, penerbangan dari Singapura menuju Jakarta dibatalkan pada Sabtu (5/9/2026). Para calon penumpang yang sudah berada di ruang tunggu boarding sekitar pukul 17.30 waktu setempat mendadak menerima pengumuman pembatalan penerbangan.
Pilot dan pramugari yang sudah berada di dalam pesawat kemudian turun kembali.
Pada Minggu (6/9/2026), sebanyak 16 penerbangan Singapore Airlines dibatalkan. Sementara pada 7 dan 8 September, sebanyak 23 jadwal penerbangan Singapura-Jakarta dan sebaliknya juga dibatalkan.
Para penumpang terdampak mendapat akomodasi hotel dan transportasi dari bandara menuju penginapan. Mereka kemudian menunggu kepastian jadwal penerbangan berikutnya.
Selama dua hari, sebagian calon penumpang memilih tetap menunggu di Bandara Changi. Mereka berharap mendapat kesempatan pertama apabila ada informasi terbaru mengenai jadwal penerbangan.
Sebagian lainnya memilih kembali ke penginapan yang telah disediakan karena belum ada kepastian kapan penerbangan menuju Jakarta kembali dibuka.
Baca juga: Paper Test Abu Vulkanik Negatif, Kenapa Penerbangan Soetta Belum Dibuka?
Pada Senin (7/9/2026), antrean panjang calon penumpang terlihat di Terminal 2 Bandara Changi. Mereka mengatur ulang perjalanan dengan memilih sejumlah bandara alternatif yang tersedia, termasuk Surabaya.
Diana, salah satu calon penumpang terdampak, memilih terbang ke Bandara Juanda, Surabaya. Dia tidak ingin terus menunggu penerbangan langsung ke Jakarta yang belum diketahui kapan kembali dibuka.
“Kalau saya lebih baik ke Surabaya atau bandara lainnya, apabila tidak bisa ke bandara Soekarno-Hatta,” kata Diana.
Menurut Diana, tiba lebih dulu di Indonesia akan memudahkannya melanjutkan perjalanan ke Jakarta. Dari Surabaya, dia dapat memilih berbagai moda transportasi untuk meneruskan perjalanan.
“Kalau nunggu ke Jakarta, kita ga tau sampai kapan. Jadi lebih baik sampai ke Indonesia dulu, nanti dari bandara yang ada di Indonesia baru ke Jakarta dengan banyak pilihan transportasi,” katanya.
Pemerintah masih menutup sementara sejumlah bandara yang terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi melaporkan kondisi tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto pada Senin (7/9/2026).
Semula, delapan bandara ditutup, yakni Soekarno-Hatta (Tangerang, Banten), Halim Perdanakusuma (Jakarta Timur, DKI Jakarta), Radin Inten (Lampung), Budiarto (Tangerang, Banten), Husein Sastranegara (Bandung, Jawa Barat), Taufiq Kemas (Jambi), Pondok Cabe (Tangerang Selatan, Banten), dan Atung Bungsu (Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan).
Pada Senin, Atung Bungsu kembali dibuka karena dinyatakan tidak lagi terdampak abu vulkanik.
Pergerakan abu terus dipantau pemerintah melalui koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Volcanic Ash Advisory Center (VAAC). Pemerintah juga melakukan paper test secara berkala untuk memastikan kondisi permukaan bandara.
Baca juga: Kumpulkan 358 Bos Perusahaan Lahan-Hutan di Graha Marinir, Menko Polkam Beri Peringatan
Dudy mengatakan Bandara Soekarno-Hatta telah menjalani empat kali paper test dengan hasil negatif. Namun, bandara tersebut belum dibuka karena perubahan arah angin masih berpotensi membawa kembali abu vulkanik.
Sebagai antisipasi, pemerintah menyiapkan bandara alternatif seperti Kertajati, Juanda, Ahmad Yani, Adi Sumarmo, dan Yogyakarta. Sebanyak 10 bandara juga disiapkan beroperasi 24 jam untuk menampung pengalihan penerbangan, sementara maskapai menambah penerbangan dan menggunakan pesawat berbadan lebar.
Penumpang yang penerbangannya dibatalkan mendapat refund 100 persen. Warga negara asing yang masa izin tinggalnya terlampaui akibat pembatalan penerbangan juga mendapat relaksasi izin tinggal.
Untuk mendukung perjalanan ke bandara alternatif, InJourney Airports dan Danantara menyiapkan transportasi darat gratis melalui Damri dan PT KAI dengan rute menuju dan dari Yogyakarta, Solo, Semarang, serta Surabaya.