Antrean BBM di Polman Makin Panjang, Bupati Samsul Panggil TNI-Polri
Abd Rahman September 08, 2026 02:47 PM

 

 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN- Bupati Polewali Mandar (Polman), Samsul Mahmud  menanggapi keluhan warga atas sulitnya memperoleh Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi di wilayah Kabupaten Polman, Selasa (8/9/2026).

Samsul Mahmud menyebut pemerintah daerah telah bergerak untuk mencari jalan keluar.

Dia menyampaikan jika permasalahan kelangkaan dan antrean BBM ini bukan hanya terjadi di wilayah Polman melainkan menjadi isu nasional yang dialami berbagai daerah di Indonesia. 

Baca juga: Urai Antrean Panjang, Pertamina Akan Tambah 15 Persen Pasokan BBM Sejumlah SPBU di Sulbar

Baca juga: Mamasa Hanya Kirim 1 Anak ke Sekolah Rakyat, Mamuju Tengah Tidak Sampai 10

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemkab Polman mengambil langkah koordinasi lintas sektor.

"Hari ini kami menggelar rapat bersama dinas terkait dan juga mengundang pihak TNI-Polisi, serta pengelola SPBU. Kita ingin duduk bersama mencari solusi terbaik yang sesuai dengan kewenangan kita di daerah," ujar Samsul Mahmud kepada wartawan.

Menurutnya, pengawasan dan penanganan di lapangan membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan penyalur BBM.

Agar distribusi dapat berjalan lebih tertib dan tepat sasaran, serta tidak menimbulkan antrean panjang.

Samsul Mahmud mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk lebih bijak dalam mengonsumsi BBM bersubsidi.

"Langkah jangka pendek, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar menggunakan BBM secara bijak dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Semoga melalui rapat evaluasi ini, kita bisa melahirkan formula dan solusi konkret untuk mengurai antrean di SPBU," pungkasnya.

Mereka terpaksa mengantre berjam-jam di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) hingga kendaraan mengular sepanjang satu kilometer di badan jalan.

Kondisi tersebut terlihat di SPBU 74.913.49 Wonomulyo, Kecamatan Wonomulyo, selama satu pekan terakhir.

Sejak pagi, ratusan warga baik yang menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat memadati SPBU tersebut untuk mendapatkan BBM.

Petugas SPBU dibantu polisi tampak sibuk mengatur kendaraan yang mengantre agar tidak mengganggu arus lalu lintas di sekitar lokasi.

Selain mengatur antrean, petugas SPBU juga membagikan air mineral kepada pengendara sebagai bentuk perhatian karena harus menunggu cukup lama.

Sejumlah warga mengaku kesulitan mendapatkan BBM sudah dirasakan sejak beberapa hari terakhir. 

Tidak jarang mereka harus pulang dengan kecewa lantaran stok BBM di SPBU habis sebelum tiba giliran untuk mengisi.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.