TRIBUNNEWS.COM - Di mana pun ada sang ayah, di situ ada anaknya. Davide Ancelotti tak bisa jauh dari ayahnya, Carlo Ancelotti dalam karier kepelatihannya.
Sejak di PSG tahun 2013, Davide Ancelotti selalu menjadi bagian dari staff kepelatihan Carlo Ancelotti.
Ia juga ikut bagian dari perjalanan Don Carlo di Real Madrid, Bayern Munchen, Napoli, Everton, kembali ke Real Madrid, hingga timnas Brasil, meskipun di level timnas tidak secara langsung mendampingi Don Carlo.
Davide Ancelotti akhirnya mengemban jabatan pelatih kepala untuk pertama kalinya pada Desember 2025 bersama Botafogo (Brasil).
Namun kesempatan itu tidak bertahan lama dengan melanjutkan karier di Prancis bersama Lille.
Di Lille, pelatih asal Italia berusia 37 tahun tersebut akan membimbing bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk dan rekan lainnya.
Dan pada musim 2026/2027, Lille akan tampil di Liga Champions.
Davide Ancelotti tidak asing dengan kompetisi tertinggi di Benua Biru karena memiliki rekam jejak di belakang sang ayah.
Namun untuk pertama kalinya, dia akan menjadi orang terdepan yang memimpin timnya dari pinggir lapangan.
Momen pertama juga bagi Timnas Indonesia memiliki pemain yang berpeluang tampil di Liga Champions.
Belum ada dalam sejarah sepak bola pemain Timnas Indonesia berkompetisi yang memperebutkan trofi Si Kuping Besar itu.
Beberapa waktu lalu, ada Kevin Diks ketika masih mengenakan seragam Copenhagen sebelum hijrah ke Monchengladbach.
Tapi saat tampil di Liga Champions, Kevin Diks masih belum memiliki paspor Indonesia.
"Saya akan menyalurkan semua pengalaman dan pengetahuan yang saya dapatkan selama menjadi asisten pelatih kepada klub dan para pemain," menurut Davide dalam sesi keonferensi pers Lille jelang menghadapi Real Betis pada matchday pertama fase liga Liga Champions.
"Lille layak berada di Liga Champions karena kerja keras tim musim lalu. Kami ingin membuktikan kelayakan tersebut dengan tampil kompetitif di setiap pertandingan, terlepas dari siapa yang kami hadapi," sambungnya.
Davide kini memiliki cerita sendiri untuk menuliskan sejarahnya di Liga Champions. Terutama lepas dari bayang-bayang sang ayah, Carlo Ancelotti dengan segala kesuksesannya dalam meraih trofi Si Kuping Besar.
"Saya tidak tahu seberapa jauh kami akan melangkah, tetapi satu hal yang saya yakini adalah kami akan berjuang melawan siapa pun, di lapangan mana pun," bebernya.
Menanggapi lawan yang akan mereka hadapi, Real Betis, Davide mengaku wakil Spanyol tersebut memiliki permainan yang menarik di bawah asuhan Manuel Pellegrini.
"Real Betis adalah tim dengan kualitas teknik yang sangat baik dan budaya sepak bola ofensif," menurutnya.
"Mereka memiliki organisasi pertahanan yang solid, terlepas dari hasil-hasil sebelumnya di liga domestik."
"Ada kesamaan antara Betis dengan kami. Mereka adalah tim yang menyerang tetapi juga memilikis truktur pertahanan yang solid," jelasnya.
Untuk pertama kalinya sejak 21 tahun yang lalu, Real Betis akan kembali berlaga di Liga Champions.
Sebelum tampil di musim ini, langkah mereka dalam enam musim terakhir hampir berhasil. Betis mendahuluinya dengan ajang Liga Conferensi Eropa dan Liga Eropa sebelum benar-benar akhirnya dapat mengunci satu tiket berkat finis di urutan kelima klasemen akhir Liga Spanyol musim 2025/2026.
"Dalam enam tahun terakhir, kami telah lolos ke Liga Eropa dan Liga Konferensi Eropa, sekarang ini langkah besar di Liga Champions yang membawa tantangan lebih besar dan kegembiraan yang lebih besar," ungkap Pellegrini dikutip dari laman UEFA.
Kiper Betis, Alvaro Valles mengungkapkan, kondisi ruang ganti klub saat ini diliputi oleh rasa penasaran dan semangat yang membara.
Tidak sedikit dari skuad Betis yang memiliki nasib sama seperti Calvin Verdonk, yakni tampil debut di Liga Champions.
"Berada di sini adalah sumber kebanggaan dan kegembiraan yang luar biasa," ungkap Valles.
"saya berharap dapat menikmatinya sepenuhnya."
"Kami tidak boleh membatasi diri; kita hanya perlu terus mengumpulkan poin sejak awal," jelasnya.
Pertandingan Lille vs Betis akan berlangsung di Stadion Pierre-Mauroy, Villeneuve-d'Ascq pada Rabu (9/9/2026) pukul 02.00 WIB.
(Tribunnews.com/Sina)