September Baru Sepekan, Kejadian Kebakaran Lahan di Banyumas Sudah Mencapai 11 Kasus
rika irawati September 08, 2026 04:07 PM

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Baru sepekan memasuki bulan September, UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, telah menangai 11 kasus kebakaran lahan.

Damkar Banyumas pun mengimbau masyarakat mencegah kebakaran lahan lewat tidak membakar sampah, rumput kering, atau sisa hasil pertanian di puncak musim kemarau ini.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Banyumas, Andaru Budilaksono mengatakan, kebakaran lahan sangat mudah terjadi di puncak musim kemarau seperti saat ini. 

Baca juga: Terungkap Penyebab Kematian Pelajar SMP di Banyumas Usai Pembubaran Balap Liar, Dipukul Balok Kayu

Berdasarkan data, Damkar Banyumas telah melakukan 49 pemadaman terhadap kebakaran lahan ataupun sampah.

Rinciannya, 9 kejadian di bulan Juli, 29 kejadian di bulan Agustus, dan 11 kejadian di bulan September. 

"Hampir seluruh insiden kebakaran lahan tersebut dipicu oleh faktor kelalaian manusia, terutama kebiasaan membakar sampah yang ditinggalkan tanpa pengawasan hingga api merembet ke area sekitarnya," kata Andaru, Selasa (8/9/2026).

Andaru mengimbau masyarakat melakukan langkah pencegahan. 

Sebab, angin kencang dan kondisi vegetasi yang sangat kering dapat membuat api kecil membesar dalam hitungan menit.  

"Kami mengimbau masyarakat maupun pemilik lahan untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan api," pesannya. (*)

Baca juga: Hutan Jati di Ajibarang Banyumas Terbakar, Api Melalap Sekitar 1 Hektare Lahan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.