Kenapa Operasi Modifikasi Cuaca TPA Putri Cempo Solo Harus Tunggu Awan? Ini Penjelasannya
Putradi Pamungkas September 08, 2026 04:14 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Rencana rekayasa hujan untuk membantu memadamkan kebakaran di TPA Putri Cempo, Kota Solo, Jawa Tengah masih menunggu kondisi awan yang sesuai di sekitar lokasi.

Kondisi berawan menjadi salah satu faktor penting sebelum Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dilakukan.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Solo Ari Dwi Daryatmo mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait rencana pelaksanaan OMC tersebut.

Ari menjelaskan, operasi modifikasi cuaca membutuhkan keberadaan awan di sekitar wilayah TPA Putri Cempo.

Karena itu, pelaksanaan rekayasa hujan harus menyesuaikan kondisi cuaca di lokasi.

"Kemarin kita rapat dengan BMKG salah satunya dengan pak Giyarto itu menyampaikan di tanggal 9 sampai 11 itu dimungkinkan ada awan berada di sekitar sini," ungkap Ari saat ditemui di lokasi, Selasa (8/9/2026) siang.

PEMADAMAN API - Situasi di TPA Putri Cempo Solo pada Senin (7/9/2026). BPBD Kota Solo mengatakan, selama 6 hari kebakaran TPA Putri Cempo, petugas gabungan telah mampu menjinakkan sekitar 50 persen luasan area kebakaran. Setidaknya kondisi blok C gunungan sampah TPA Putri Cempo yang sempat terbakar telah mampu dijinakkan.
PEMADAMAN API - Situasi di TPA Putri Cempo Solo pada Senin (7/9/2026). BPBD Kota Solo mengatakan, selama 6 hari kebakaran TPA Putri Cempo, petugas gabungan telah mampu menjinakkan sekitar 50 persen luasan area kebakaran. Setidaknya kondisi blok C gunungan sampah TPA Putri Cempo yang sempat terbakar telah mampu dijinakkan. (TribunSolo.com/Andreas Chris Febrianto)

OMC Diperkirakan Berlangsung 9-11 September

Berdasarkan hasil koordinasi dengan BMKG, peluang pelaksanaan OMC terbuka pada Rabu (9/9/2026) hingga Jumat (11/9/2026).

Ari menyebut periode tersebut menjadi waktu yang memungkinkan karena terdapat potensi awan di sekitar kawasan TPA Putri Cempo.

Keberadaan awan dinilai mendukung pelaksanaan rekayasa hujan untuk membantu penanganan kebakaran di tempat pembuangan akhir tersebut.

"Kemungkinan tanggal 9 sampai 11 itu ada kegiatan OMC, Operasi Modifikasi Cuaca," imbuh dia.

Baca juga: Imbas Kebakaran TPA Putri Cempo, Sampah Solo Dialihkan ke Zona Escape Darurat

Rekayasa Hujan untuk Percepat Pemadaman

BPBD Kota Solo berharap kondisi cuaca mendukung pelaksanaan OMC sehingga rekayasa hujan dapat membantu mempercepat pemadaman kebakaran TPA Putri Cempo.

Namun, pelaksanaan operasi tetap menyesuaikan kondisi awan di sekitar lokasi. Koordinasi dengan BMKG menjadi bagian penting untuk menentukan waktu yang tepat.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.