Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sampah rumah tangga di Kota Solo, Jawa Tengah sementara dialihkan ke zona escape darurat TPA Putri Cempo akibat kebakaran yang masih melanda sejumlah blok.
Lokasi tersebut menjadi tempat pembuangan sementara karena blok B, C, dan D belum dapat digunakan.
Kepala Subbag TU UPTD TPA Putri Cempo, Sapto Purnama, menjelaskan zona escape darurat berada di sisi selatan jembatan timbang TPA Putri Cempo.
"Itu zona escape darurat, ketika tidak bisa melakukan pembuangan sampah di blok B, C dan D," ujarnya, Selasa (8/9/2026).
Zona escape darurat tersebut berada sekitar 400 meter dari pintu masuk TPA Putri Cempo.
Sementara jaraknya mencapai sekitar 700 meter dari titik terdekat kobaran api.
Pengalihan ini dilakukan karena petugas masih menangani kebakaran di beberapa blok TPA Putri Cempo.
Kondisi tersebut membuat aktivitas pembuangan sampah ke area utama TPA mengalami pembatasan.
Sapto mengatakan petugas masih membatasi pembuangan sampah ke TPA sambil melihat perkembangan proses pemadaman kebakaran.
"Pembuangan sampah ke TPA itu kami masih melakukan pembatasan karena melihat situasi di dalam blok (TPA masih dalam pemadaman)," ungkap Sapto.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Solo sebelumnya mengeluarkan arahan pembatasan pembuangan sampah ke TPA Putri Cempo sejak Minggu (6/9/2026) hingga Selasa (8/9/2026).
Namun, kondisi kebakaran membuat pembatasan tersebut masih berpotensi berlanjut. Pihak UPTD TPA Putri Cempo masih melakukan evaluasi bersama pihak terkait sebelum menentukan langkah selanjutnya.
"Nanti akan kita evaluasi lagi sehingga akan kami informasikan lagi sehingga nanti akan ada informasi yang kami sampaikan kepada masyarakat," lanjutnya.
Baca juga: Api TPA Putri Cempo Solo Belum Padam, BPBD Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca 9 hingga 11 September
Pengalihan pembuangan sampah ke zona escape darurat turut berdampak pada aktivitas truk pengangkut sampah.
Pantauan TribunSolo.com pada Selasa (8/9/2026) menunjukkan antrean truk pengangkut sampah terjadi di Jalan Pelangi Selatan, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Solo.
Antrean tersebut memanjang hingga ratusan meter karena truk harus menunggu giliran untuk masuk ke zona escape darurat.
(*)