TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pagi hari menjadi salah satu waktu yang potensial bagi pelaku usaha kuliner untuk menjajakan makanan.
Di Solo Raya, Jawa Tengah, aktivitas masyarakat sudah ramai sejak pagi.
Mulai dari warga yang berolahraga, pekerja yang berangkat ke kantor, anak sekolah, hingga masyarakat yang sengaja berburu sarapan.
Baca juga: 5 Ide Jualan di Malam Hari yang Punya Peluang Bagus di Kampung-kampung Solo Raya
Sejumlah kawasan di Kota Solo bahkan dikenal ramai pada pagi hari. Salah satunya Jalan Slamet Riyadi, terutama ketika digelar Car Free Day (CFD) pada Minggu pagi.
Selain itu, kawasan sekitar Pasar Gede di Jalan Urip Sumoharjo juga ramai oleh aktivitas warga dan wisata kuliner pagi.
Kawasan Purwosari, Jalan Dr. Rajiman, hingga sejumlah kampung di tengah Kota Solo juga memiliki lalu lintas masyarakat yang cukup tinggi pada pagi hari.
Kondisi tersebut bisa menjadi peluang bagi masyarakat yang ingin memulai usaha kuliner dengan modal relatif terjangkau.
Tidak harus membuka toko atau warung besar. Penjualan bisa dimulai dari gerobak sederhana, meja di depan rumah, maupun lapak kecil di lokasi yang strategis dan diperbolehkan.
Berikut lima ide jualan makanan pagi yang bisa dipertimbangkan di Solo Raya.
Tahu bakso menjadi salah satu jajanan yang cukup mudah ditemui dan memiliki banyak peminat.
Perpaduan tahu dengan isian bakso memberikan cita rasa gurih dan mengenyangkan sehingga bisa dijadikan camilan maupun lauk pendamping sarapan.
Dari sisi bahan baku, tahu bakso juga relatif sederhana. Pelaku usaha membutuhkan tahu, daging ayam atau sapi, tepung, serta bumbu.
Agar memiliki nilai jual lebih tinggi, tahu bakso dapat dibuat dengan berbagai inovasi.
Misalnya, menambahkan irisan cabai, sosis, atau varian isian lainnya. Produk juga bisa dijual dalam bentuk satuan maupun paket.
Untuk menyasar pembeli pagi, tahu bakso bisa dijajakan sejak sebelum jam berangkat kerja atau sekolah.
Baca juga: Ide Bisnis Kuliner yang Cocok Dijual di CFD Solo Raya, Peluang Cuan dari Keramaian Minggu Pagi
Kue pukis merupakan jajanan tradisional yang hingga kini masih memiliki banyak penggemar.
Teksturnya yang lembut dengan cita rasa manis membuat pukis cocok disantap sebagai teman minum teh atau kopi pada pagi hari.
Keunggulan lainnya adalah banyaknya pilihan varian yang bisa dibuat. Adonan pukis dapat dikombinasikan dengan berbagai rasa dan topping, seperti meses, keju, kacang, cokelat, hingga varian kekinian.
Aroma pukis yang khas ketika baru matang juga dapat menjadi daya tarik tersendiri untuk menarik pembeli yang melintas.
Pelaku usaha bisa membuat ukuran standar maupun mini agar dapat menyesuaikan harga dengan target pasar.
Lokasi penjualan di sekitar permukiman, sekolah, pasar, atau jalur yang ramai dilalui masyarakat pada pagi hari dapat menjadi pilihan.
Baca juga: 5 Ide Camilan Kekinian untuk Bisnis Kafe di Solo, Bisa Jadi Menu Andalan yang Berpotensi Cuan
Gorengan menjadi salah satu pilihan paling sederhana bagi masyarakat yang ingin memulai usaha makanan pagi.
Jenisnya pun beragam, mulai dari bakwan sayur, bakwan jagung, tempe goreng, tahu isi hingga mendoan.
Gorengan memiliki pasar yang cukup luas karena dapat disantap sebagai camilan maupun pendamping sarapan. Makanan ini juga cocok dipadukan dengan teh, kopi, atau minuman hangat lainnya.
Keuntungan lain adalah gorengan bukan makanan musiman sehingga dapat dijual setiap hari.
Agar lebih menarik, penjual bisa menyediakan beberapa pilihan sekaligus dalam satu lapak.
Misalnya, pembeli dapat memilih paket campur berisi bakwan, tempe, tahu, dan mendoan.
Lokasi menjadi salah satu faktor penting.
Lapak gorengan yang berada di jalur pekerja, dekat sekolah, pasar, atau kawasan permukiman berpotensi mendapatkan pembeli sejak pagi.
Baca juga: 5 Ide Jualan Makanan Serba Rp10 Ribuan yang Anti-Mainstream, Cocok Dijual di Pinggir Jalan Solo
Donat kentang juga dapat menjadi alternatif jualan makanan pagi di Solo Raya.
Olahan ini memiliki tekstur yang lembut dan dapat menyasar berbagai kelompok konsumen, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Donat dapat dijual dalam berbagai ukuran dan varian. Untuk menjaga harga tetap terjangkau, pelaku usaha bisa menawarkan donat polos atau dengan taburan gula halus.
Sementara itu, varian dengan topping seperti cokelat dan keju dapat dijual dengan harga lebih tinggi.
Konsep penjualannya pun cukup fleksibel. Donat bisa dijual satuan, dalam paket isi beberapa buah, atau ditawarkan sebagai paket sarapan untuk pekerja dan anak sekolah.
Kemasan yang menarik juga dapat meningkatkan nilai jual, terutama jika produk menyasar pembeli yang ingin membawa sarapan ke kantor atau sekolah.
Baca juga: 5 Ide Jualan Jelang 17 Agustus di Solo yang Bisa Bikin Cuan, Modal Minim Untung Menggiurkan
Tahu krispi menjadi pilihan lain yang dapat dibuat dengan bahan baku sederhana.
Potongan tahu dibalut adonan kemudian digoreng hingga menghasilkan tekstur renyah. Makanan ini bisa dijual dalam porsi kecil dengan harga terjangkau.
Untuk meningkatkan daya tarik, penjual dapat menyediakan berbagai pilihan bumbu tabur, seperti balado, barbeque, keju, hingga cabai.
Konsep tersebut membuat satu produk dapat memiliki banyak varian rasa tanpa harus menambah terlalu banyak jenis bahan baku.
Tahu krispi juga relatif mudah dikemas sehingga cocok dijual secara langsung maupun melalui layanan pesan-antar.
Bagi pelaku usaha pemula, makanan ini dapat menjadi pilihan karena produksinya bisa dilakukan dalam skala kecil terlebih dahulu.
Selain memilih jenis makanan, lokasi dan waktu berjualan menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan.
Di Solo, kawasan seperti Jalan Slamet Riyadi dan sekitar Pasar Gede memiliki aktivitas masyarakat yang tinggi pada pagi hari.
Saat CFD di Jalan Slamet Riyadi, misalnya, arus warga yang berolahraga dan berjalan-jalan dapat menjadi potensi pasar tersendiri.
Namun, penjual tetap perlu memperhatikan aturan penggunaan ruang publik dan memastikan lokasi berjualan memang diperbolehkan.
Sementara untuk hari biasa, kawasan dekat sekolah, perkantoran, pasar, terminal, maupun permukiman dapat menjadi alternatif.
Waktu berjualan juga perlu disesuaikan dengan karakter calon pembeli. Untuk menyasar pekerja dan anak sekolah, produk sebaiknya sudah tersedia sejak pagi.
Dengan modal yang disesuaikan kemampuan, pilihan menu yang sederhana, harga terjangkau, serta lokasi yang tepat, usaha makanan pagi dapat menjadi salah satu peluang bisnis rumahan yang menarik di Solo Raya.
(*)