PROHABA.CO, BANDA ACEH – Aksi nekat kawanan pencuri menyasar fasilitas pendidikan di lingkungan Universitas Syiah Kuala (USK).
Kabel listrik utama serta kabel Air Conditioner (AC) di gedung Fakultas Hukum (FH) USK raib digondol maling pada Senin (7/9/2026).
Aksi kejahatan ini berdampak signifikan terhadap operasional dan kenyamanan aktivitas belajar-mengajar di area kampus tersebut.
Dampak pencurian kabel ini paling parah dirasakan di gedung lama FH USK, di mana sekitar 70 persen ruang kuliah mengalami gangguan kelistrikan.
Tak hanya itu, area gedung Pascasarjana juga turut disasar.
Para pelaku memotong dan membawa lari kabel instalasi AC sentral, sehingga seluruh ruangan di gedung tersebut sempat tidak dapat menggunakan pendingin udara.
Dekan Fakultas Hukum USK, Prof. Zahratul Idami, membenarkan insiden pencurian fasilitas kampus tersebut saat melansir konfirmasi Serambinews.com pada Senin (7/9/2026).
“Benar telah terjadi pencurian kabel listrik dan kabel AC di gedung Pasca.
Lebih kurang 70 persen ruang kuliah bermasalah di gedung lama FH, dan di gedung Pasca baru semua ruangan tidak bisa menggunakan AC karena pencurian kabel AC sentral,” ujar Prof. Zahratul.
Baca juga: Pintu Kamar VIP Rusak, Barang Pasien Hilang Dicuri, RS Harapan Bunda Dilaporkan ke Polisi
Baca juga: Kapal Feri Simeulue-Meulaboh Terombang-ambing 5 Jam, Baling-baling Diduga Terlilit Tali Jangkar
Pihak pengelola kampus pertama kali menyadari adanya aksi pencurian ini saat waktu subuh pada Senin pagi.
Pasokan listrik yang mendadak padam di area tersebut sebenarnya sudah terjadi sejak Minggu malam, yang kemudian disadari merupakan dampak dari rusaknya instalasi akibat dipotong pencuri.
Meski diterpa kendala teknis dan kelistrikan, pihak pimpinan fakultas memastikan proses perkuliahan para mahasiswa tidak dihentikan total.
Perkuliahan tetap diupayakan berjalan dengan skema fleksibel, baik secara tatap muka (luring) maupun dalam jaringan (daring).
Pihak FH USK bergerak cepat menangani masalah ini dengan melaporkan kejadian pencurian kepada pihak Kepolisian guna pengusut lebih lanjut.
Di saat yang sama, tim teknis kampus terus melakukan perbaikan darurat di lapangan.
Upaya perbaikan tersebut membuahkan hasil.
Pasokan listrik di lingkungan FH USK berhasil dipulihkan dan kembali beroperasi normal pada Senin siang sekitar pukul 11.30 WIB.
Terkait total estimasi nilai kerugian materiil akibat kerusakan serta hilangnya kabel-kabel tersebut, Prof. Zahratul menyebutkan pihaknya masih melakukan proses penghitungan perincian.
Kasus pencurian ini kini sepenuhnya telah diserahkan kepada pihak kepolisian untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku.
(Serambinews.com/Sara Masroni)
Baca juga: Kersetrum Saat Beraksi, Dua Pencuri Kabel Dibekuk, Terjadi di Kolong Jembatan Kualasimpang
Baca juga: Pemko Banda Aceh Pasang CCTV Antisipasi Pencurian Kabel di Underpass Beurawe