Sosok Alfatih Fabrizal Taha, Siswa Perkuat SSB Cendrawasih Gorontalo di Piala Soeratin Yogyakarta
Fadri Kidjab September 08, 2026 06:00 PM

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Usianya baru 13 tahun, tetapi Alfatih Fabrizal Taha sudah mendapat kesempatan tampil dalam kompetisi sepak bola tingkat nasional.

Siswa kelas 8B MTs Al Khairat Kota Gorontalo itu akan mengikuti Piala Soeratin Cup di Yogyakarta pada 16 September 2026.

Keikutsertaan Alfatih menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarganya. Terlebih, kompetisi tersebut merupakan agenda sepak bola PSSI untuk kelompok usia U-13.

Sang ayah, Farid Taha, mengaku senang sekaligus bangga melihat putranya mendapat kesempatan tampil di kompetisi berskala nasional.

"Saya senang dan bangga karena ini kesempatan yang tidak mudah didapat oleh orang lain karena ini skala nasional," ujar Farid saat diwawancarai, Selasa (8/9/2026) sore.

Alfatih mulai serius menekuni sepak bola sejak 2025. Ia bergabung dengan SSB Cendrawasih Kota Gorontalo untuk menjalani latihan secara rutin.

Bagi Alfatih, sepak bola bukan sekadar aktivitas olahraga. Ia mulai menjadikan olahraga tersebut sebagai bidang yang ingin ditekuni dengan serius.

Perjalanan itu tentu membutuhkan dukungan dari keluarga.

Lebih lanjut, Farid mengatakan, dukungan orang tua menjadi salah satu hal penting dalam menjaga semangat anak ketika menekuni olahraga.

Menurutnya, orang tua perlu serius mendampingi anak dalam kegiatan yang mereka minati.

Selain membantu anak mengembangkan kemampuan, kegiatan olahraga juga dinilai dapat mengarahkan anak pada aktivitas yang positif.

"Dukungan yang diberikan ini perlu keseriusan dari orang tua supaya anak juga semangat dan itu juga menghindari mereka dari hal-hal negatif," ujarnya.

Dukungan tersebut juga diberikan dengan tetap memperhatikan pendidikan Alfatih sebagai seorang pelajar.

Ia harus membagi waktu antara sekolah dan latihan sepak bola.

PEMAIN BOLA - Alfatih Fabrizal Taha, siswa kelas 8B MTs Al Khairat Kota Gorontalo menjadi salah satu pemain SSB Cendrawasih Kota Gorontalo di Piala Soeratin Cup di Yogyakarta. (Istimewa)

Di SSB Cendrawasih, Alfatih tidak hanya berlatih untuk meningkatkan kemampuan bermain. Ia juga dipersiapkan untuk menghadapi kompetisi dengan menjaga kondisi fisik dan kesehatan.

Menjelang keberangkatan ke Yogyakarta, persiapan terus dilakukan.

Stamina, kesehatan, dan teknik bermain menjadi sejumlah hal yang menjadi perhatian.

"Jadi persiapan itu yang pasti stamina, kesehatan, dan teknik bermain," kata Farid.

Saat ini, Alfatih masih mengikuti tes di Kota Gorontalo bersama SSB Cendrawasih.

Tahapan tersebut menjadi bagian dari persiapan sebelum mengikuti kompetisi di Yogyakarta.

Bagi keluarga, kesempatan tampil di Piala Soeratin Cup tidak hanya menjadi ajang untuk bertanding.

Kompetisi tersebut juga menjadi pengalaman bagi Alfatih untuk mengukur kemampuannya setelah selama ini menjalani latihan di Kota Gorontalo.

Farid pun menyampaikan terima kasih kepada pihak sekolah yang telah memberikan dukungan kepada Alfatih.

Dukungan sekolah dinilai penting karena Alfatih harus tetap menjalankan kewajibannya sebagai siswa di tengah aktivitas sepak bola.

"Terima kasih juga kepada pihak sekolah yang sudah mendukung dan memberikan kesempatan kepada Alfatih," ujar Farid.

Kini, persiapan Alfatih terus berlanjut sebelum berangkat ke Yogyakarta.

Keluarga berharap kesempatan tersebut dapat menjadi pengalaman sekaligus membawa kebanggaan bagi daerah.

"Harapan, insyaallah bisa membanggakan Provinsi Gorontalo serta membanggakan keluarga dan sekolah," tutur Farid.

Sebagai anak yang baru berusia 13 tahun, perjalanan Alfatih di dunia sepak bola masih panjang.

Namun, Piala Soeratin Cup menjadi salah satu kesempatan penting untuk mendapatkan pengalaman bermain di tingkat nasional.

Dari latihan bersama SSB Cendrawasih di Kota Gorontalo, Alfatih kini bersiap membawa kemampuannya ke Yogyakarta.

Ia akan membawa harapan keluarga, sekolah, dan daerah dalam kompetisi sepak bola kelompok usia U-13 tersebut.

Apa pun hasil yang diperoleh nantinya, kesempatan tampil di tingkat nasional menjadi bagian dari proses Alfatih dalam mengembangkan kemampuan dan mengejar cita-citanya di dunia sepak bola. (*/Jefri)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.