WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- Lebih dari 170 mahasiswa Universitas Mataram (Unram), Nusa Tenggara Barat mengikuti program literasi keuangan ‘Pindar Mengajar: Cerdas Mengelola, Bijak Bertransaksi’ yang digelar Indodana Fintech, penyedia layanan dana tunai.
Acara digelar di gedung Fakultas Ekonomi & Bisnis Unram, akhir Agustus 2026 lalu. Indodana Fintech berkolaborasi dengan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) membekali generasi muda agar lebih bijak dalam bertransaksi di ekosistem finansial modern.
Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) dari Otoritas Jasa Keuangan, Lembaga Penjamin Simpanan dan Badan Pusat Statistik, menunjukkan peningkatan dari tahun sebelumnya dengan Indeks literasi keuangan sebesar 69,57 persen dan indeks inklusi keuangan sebesar 93,61 % .
Peningkatan tersebut, mendorong Indodana Fintech untuk ikut berkontribusi dalam gerakan literasi dan inklusi keuangan nasional dengan hadir langsung memberikan edukasi langsung bertemu dengan generasi muda, seperti mahasiswa.
Baca juga: Gunung Lewotolok NTT Meletus dan Semburkan Lava Panas, Bandara Wunopito Ditutup Sementara
Direktur Utama PT Artha Dana Teknologi, Ronny Wijaya, sebagai salah satu pembicara dalam acara tersebut, menegaskan bahwa kemudahan akses layanan keuangan perlu diimbangi dengan pemahaman risiko yang baik oleh masyarakat, terkhusus generasi muda.
“Kami berkomitmen untuk mendorong literasi keuangan nasional pada mahasiswa sebagai generasi muda dengan harapan agar dapat membawa gerakan sebagai agent of change dengan memanfaatkan keuangan dengan pengelolaan yang baik dan juga bijak dalam mengambil keputusan keuangan mereka,” jelas Ronny.
Baca juga: Sudah Diperingatkan, Perusahaan yang Diduga Minta Uang Pelamar di Pasar Minggu Jaksel Tutup
Dalam sesi edukasi tersebut, Indodana Fintech memberikan edukasi mengenai esensi kehati-hatian dalam mengakses layanan keuangan digital.
Para mahasiswa dibekali pemahaman mendasar untuk membedakan platform pinjaman daring legal dan ilegal, mengenali batasan akses dan pentingnya keamanan data pribadi, serta cara bijak pemanfaatan keuangan dengan tujuan yang dapat menunjang pendidikan, pelatihan, pengembangan usaha, dan pekerjaan.