3 Pelaku Komplotan Pencuri Plat Besi Jembatan Bailey di Lahat Ditangkap, 2 Masih Diburu Polisi
Welly Hadinata September 08, 2026 07:27 PM

SRIPOKU.COM, LAHAT - Aksi pencurian plat besi jembatan Bailey milik PT Era Energi Mandiri di Desa Ulak Pandan, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, Sumsel, berhasil diungkap polisi.

Dalam pengungkapan tersebut, tiga dari lima terduga pelaku berhasil diamankan petugas. Sementara dua terduga pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto melalui Kapolsek Merapi Barat AKP Edward Goeltom mengatakan, aksi pencurian terjadi di jembatan Bailey milik PT Era Energi Mandiri yang berada di Desa Ulak Pandan, Kecamatan Merapi Barat.

Pengungkapan kasus bermula setelah polisi menerima laporan terkait aksi pencurian plat besi jembatan tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Merapi Barat IPDA Andricko Kurnia bersama anggota kemudian langsung mendatangi lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati sejumlah orang tengah menaikkan dan mengikat plat besi jembatan yang diduga hasil curian ke atas mobil pikap berwarna putih dengan nomor polisi BE 8924 YX.

Namun, saat hendak diamankan, para terduga pelaku justru melarikan diri.

Bahkan, mereka nekat menceburkan diri ke sungai untuk menghindari kejaran polisi.

“Ketika hendak dilakukan penangkapan, para pelaku melarikan diri dan menceburkan diri ke sungai,” ujar AKP Edward Goeltom, Selasa (8/9/2026).

Polisi Kantongi Identitas Lima Terduga Pelaku

Usai kejadian tersebut, Unit Reskrim Polsek Merapi Barat dipimpin Kanit Reskrim bersama anggota langsung melakukan penyelidikan.

Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi lima orang yang diduga terlibat dalam aksi pencurian plat besi jembatan milik perusahaan tersebut.

Tanpa menunggu lama, tim gabungan Reskrim Polsek Merapi Barat dan Unit Opsnal Satreskrim Polres Lahat kemudian melakukan pengejaran.

Pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 02.00 WIB, tim gabungan yang dipimpin IPDA Andricko Kurnia berhasil mengamankan tiga terduga pelaku.

Ketiganya yakni JS (24), YD (38) dan RS  (21). Ketiganya tercatat sebagai warga Kecamatan Merapi Selatan, Kabupaten Lahat.

Sementara itu, dua terduga pelaku lainnya hingga kini masih dalam pengejaran.

Kapolsek Merapi Barat mengatakan, polisi telah mengantongi identitas kedua terduga pelaku tersebut dan tim gabungan masih melakukan pencarian.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti.

Di antaranya satu unit mobil pikap warna putih dengan nomor polisi BE 8924 YX serta plat besi jembatan milik PT Era Energi Mandiri.

“Barang bukti berupa satu unit mobil pikap warna putih nomor polisi BE 8924 YX dan plat besi jembatan milik PT Era Energi Mandiri, berikut tiga terduga pelaku untuk menjalani proses pemeriksaan selanjutnya,” terang Edward.

Ketiga terduga pelaku kini menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polsek Merapi Barat untuk mengungkap peran masing-masing dalam kasus tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.