Motor Terjun ke Jurang Sedalam 40 Meter di Sangihe, Tiga Orang Luka Berat
Ventrico Nonutu September 08, 2026 07:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID, Sangihe - Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Umum Kampung Lenganeng, Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

Sebuah sepeda motor Yamaha Aerox merah dengan nomor polisi DB 3551 CH terjun ke dalam jurang sedalam kurang lebih 40 meter.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan tiga orang mengalami luka berat.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 16.00 WITA di kawasan Tikungan Rumah Payung II, Kampung Lenganeng.

Berdasarkan laporan Satlantas Polres Kepulauan Sangihe, sepeda motor tersebut dikendarai seorang pria berusia 53 tahun yang membawa dua anak perempuan berusia 9 tahun.

Ketiganya diketahui bergerak dari arah Pantai Pananuareng, Kecamatan Tabukan Tengah, menuju Kota Tahuna.

Saat melintas di jalan yang menurun dan menikung di kawasan Rumah Payung II, sepeda motor tersebut diduga melaju dengan kecepatan tinggi.

Kendaraan kemudian keluar dari badan jalan dan terjun ke dalam jurang bersama pengendara serta kedua penumpangnya.

Kecelakaan tersebut baru diketahui pada Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 07.55 WITA.

Salah seorang saksi yang merupakan anggota Polri menemukan salah satu korban anak yang telah berhasil naik dari jurang dan berada di sekitar Rumah Payung II.

Korban kemudian memberikan informasi kepada petugas mengenai kecelakaan yang dialaminya.

Petugas selanjutnya menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan mengevakuasi korban lainnya.

“Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Umum Kampung Lenganeng, tepatnya di Tikungan Rumah Payung II,” demikian keterangan dalam laporan Satlantas Polres Kepulauan Sangihe.

Dalam peristiwa tersebut, ketiga korban dinyatakan mengalami luka berat.

Tidak terdapat korban meninggal dunia maupun korban dengan luka ringan.

Sementara kerugian material akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp3 juta.

Pengendara Tidak Memiliki SIM dan Tak Pakai Helm

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan kondisi jalan di lokasi berupa tikungan menurun dengan permukaan aspal hot mix dalam kondisi baik.

Kondisi kendaraan secara fisik juga dinyatakan layak jalan. Cuaca saat kejadian pun dilaporkan cerah.

Namun, faktor manusia turut menjadi perhatian dalam penyelidikan.

Pengendara diketahui tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan tidak menggunakan helm saat berkendara.

Meski demikian, polisi belum menyimpulkan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

“Penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan,” demikian keterangan kepolisian dalam penanganan perkara tersebut.

Satlantas Polres Kepulauan Sangihe telah melakukan sejumlah tindakan, mulai dari menerima laporan, mendatangi dan mengamankan lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), membuat gambar TKP, memeriksa saksi, mengevakuasi korban hingga mengamankan barang bukti.

Kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati ketika melintasi jalur menurun dan menikung.

Pengendara juga diminta menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan serta memperhatikan kelengkapan keselamatan, termasuk menggunakan helm dan memiliki SIM.

Penyelidikan masih dilakukan untuk memastikan penyebab kecelakaan serta rangkaian kejadian yang menyebabkan sepeda motor tersebut terjun ke jurang.

(TribunManado.co.id/Crz)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.