Tragedi Laka Maut di KM 22 Kubu Raya: Pemotor Asal Sanggau Tewas Usai Gagal Salip Trailer
Rivaldi Ade Musliadi September 08, 2026 07:30 PM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Kecelakaan lalu lintas maut yang melibatkan satu unit truk trailer dan dua unit sepeda motor terjadi di Jalan Trans Kalimantan KM 22, Desa Korek, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Selasa 8 September 2026 pagi.

Insiden tragis yang terjadi sekitar pukul 07.58 WIB tersebut merenggut nyawa VY (19), seorang pemuda asal Kabupaten Sanggau. 

Sementara itu, pengendara sepeda motor lainnya berinisial BS (24) mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke Puskesmas Lingga untuk mendapatkan perawatan medis intensif.

Jarak dan Akses Lokasi Kejadian dari Kota Pontianak

Lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) berada di poros utama Jalur Trans Kalimantan yang menghubungkan Kota Pontianak dengan wilayah hulu Kalimantan Barat hingga batas negara.

Jarak dari Kota Pontianak (Ibu Kota Provinsi Kalbar): Berjarak sekitar 22 km hingga 25 km dari pusat Kota Pontianak.

Waktu Tempuh Perjalanan: Dapat ditempuh menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat dalam waktu berkisar 30 hingga 45 menit melalui rute Jalan Gusti Situt Mahmud / Jalan Raya Sungai Ambawang.

Karakteristik Jalur: Jalan Trans Kalimantan KM 22 Desa Korek dikenal memiliki arus lalu lintas padat dengan dominasi kendaraan berbobot besar seperti truk kontainer, trailer, dan bus antarkota, serta memiliki trek lurus yang kerap memicu pengemudi memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi.

Kronologi Lengkap Tabrakan Beruntun di Desa Korek

Kasat Lantas Polres Kubu Raya, Iptu J. Effendhy Kusuma, melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade mengonfirmasi bahwa insiden lalu lintas ini melibatkan tiga kendaraan sekaligus. 

Kendaraan tersebut adalah truk trailer dengan sopir berinisial EM (37), serta dua sepeda motor yang masing-masing dikendarai oleh BS dan VY.

Peristiwa nahas berawal ketika pengendara BS melaju dari arah Tayan menuju Kota Pontianak melewati Jalur Trans Kalimantan. 

Pada saat bersamaan dari arah berlawanan (Pontianak menuju Tayan), melintas sepeda motor yang dikendarai korban VY.

• Di Tengah Asap, INTI Kalbar Bagikan Masker kepada Masyarakat di Kubu Raya

Sesampainya di lokasi kejadian, korban VY mencoba melakukan manuver mendahului truk trailer besar yang dikemudikan EM dari sisi kanan jalan. 

Namun, laju sepeda motor VY terlalu melebar ke kanan jalan, tepat saat BS juga tengah melaju dari arah depan.

"Ketika sepeda motor VY melakukan manuver mendahului dari sisi kanan truk trailer, kendaraan tersebut melebar ke jalur kanan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang sepeda motor yang dikendarai BS sehingga benturan tidak dapat dihindarkan," ujar Ade.

Korban Terjatuh dan Tergilas Roda Belakang Truk

Benturan keras antarsepeda motor di jalur lawan membuat tubuh korban VY terpelanting dan jatuh ke atas badan jalan. Posisi jatuhnya korban tepat berada di depan ban belakang truk trailer yang tengah melaju.

"Jarak antara korban dengan kendaraan truk trailer sudah sangat dekat sehingga kecelakaan tidak dapat dihindarkan," jelasnya.

Luka berat yang dialami VY pasca-benturan dengan ban truk membuat nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia di tempat kejadian. 

Jasad korban selanjutnya dievakuasi menuju kamar jenazah RSUD dr. Soedarso Pontianak, sedangkan pengendara BS yang mengalami benturan langsung dilarikan ke Puskesmas Lingga guna mendapatkan pertolongan medis.

Olah TKP dan Penanganan Oleh Satlantas Polres Kubu Raya

Tak lama setelah insiden terjadi, jajaran Unit Gakkum Satlantas Polres Kubu Raya yang terdiri dari Aipda Nur Isa dan Briptu Akmal bersama Bhabinkamtibmas Desa Korek, langsung merapat ke lokasi. 

Pihak kepolisian menggelar olah TKP guna memetakan posisi kendaraan, memeriksa kondisi aspal, serta merekonstruksi rentetan peristiwa kecelakaan tersebut.

Selain melakukan olah TKP, petugas juga mendata identitas pengemudi dan pengendara yang terlibat sekaligus mengamankan barang bukti kendaraan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

"Langkah yang dilakukan petugas meliputi pengecekan dan olah TKP, pendataan terhadap pengemudi dan pengendara, pengamanan barang bukti, serta pengecekan kondisi korban di Puskesmas Lingga dan kamar jenazah Rumah Sakit Soedarso," ujar Ade.

Hingga saat ini, proses penanganan kasus kecelakaan tersebut sepenuhnya ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Kubu Raya. Pihak berwajib masih terus mendalami kronologi pasti dengan mencocokkan hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi.

Tragedi ini menjadi peringatan keras bagi para pengguna jalan yang melintas di sepanjang Jalur Trans Kalimantan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan ekstra dan memastikan jalur dari arah depan benar-benar aman sebelum memutuskan untuk menyalip kendaraan besar.

Profil Singkat Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya: Aiptu Ade

Aiptu Ade merupakan bintara tinggi kepolisian di jajaran Polres Kubu Raya yang bertugas menyampaikan berbagai informasi publik dan giat kepolisian kepada masyarakat luas.

Nama Lengkap: Aiptu Ade

Pangkat / NRP: Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu)

Jabatan: Kepala SubSeksi Penerangan Masyarakat (Kasubsi Penmas) Si Humas Polres Kubu Raya.

Instansi: Kepolisian Resor Kubu Raya (Polda Kalimantan Barat).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.