TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pedagang Pasar Kumbasari yang selama ini berjualan di pelataran Pasar Badung Barat, Kota Denpasar, mulai Rabu 9 September 2026 esok akan kembali menempati Pasar Kumbasari.
Sebelumnya mereka dipindah ke Pasar Badung akibat bencana banjir bandang setahun lalu tepatnya 10 September 2025.
Mereka akan ditempatkan di lantai 1 dan 2 dengan penerapan mitigasi bencana yang ketat.
Direktur Utama Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar, I Wayan Suadi Putra mengungkapkan, keputusan ini diambil berdasarkan aspirasi pedagang dan hasil rapat terkait kesiapan mitigasi serta evakuasi bencana.
Baca juga: Langka! Pasar Murah LPG 3 Kg Diserbu Warga Pemogan Bali, 100 Tabung Ludes dalam Setengah Jam
"Besok mereka mulai menempati Kumbasari dengan catatan wajib mengikuti aturan dari Perumda yang menetapkan mitigasi ketat," ujar Suadi Putra, Selasa 8 September 2026.
Selain mengakomodasi keinginan pedagang, pemindahan ini bertujuan mengembalikan fungsi area parkir Pasar Badung yang sebelumnya dipakai untuk aktivitas berdagang.
Kini, area plaza serta basement 1 dan 2 dapat difungsikan kembali secara optimal untuk melonggarkan sirkulasi kendaraan.
Pengelola pasar tidak memperkenankan pedagang kembali tanpa prosedur keamanan yang jelas.
Berbagai langkah antisipasi telah disiapkan untuk menjamin keselamatan pedagang di area Pasar Kumbasari.
Baca juga: Mengaku ke Pasar Beli Obat, Lansia di Nusa Penida Tidak Pulang Tiga Hari
Perumda Pasar telah berkoordinasi dengan BPBD Kota Denpasar dan Provinsi Bali untuk memastikan alarm darurat berfungsi dengan baik melalui pengujian berkala.
Setiap pedagang juga wajib mengisi formulir pendataan dan menyertakan minimal dua nomor kontak keluarga terdekat agar mudah dihubungi saat situasi darurat.
Pedagang diwajibkan mengikuti seluruh tata cara evakuasi yang diarahkan oleh pengelola pasar jika terjadi bencana.
Dari total 400 pedagang, sebanyak 80 persen ditempatkan di lantai 1, sedangkan sisanya menempati lantai 2.
Perwakilan pedagang sebelumnya menyampaikan aspirasi melalui koordinator unit karena lokasi di dalam Pasar Kumbasari dinilai lebih terlindung dari cuaca dan efisien secara biaya.
Saat berjualan di pelataran Pasar Badung Barat, pedagang harus mengeluarkan biaya distribusi dan pengangkutan barang yang lebih besar. (*)