TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Komisi II DPRD Kabupaten Klaten mengawal program edukasi keuangan dan sosialisasi subsidi bunga bagi pedagang terdampak kebakaran Pasar Sidoharjo, Kecamatan Bayat, Senin (7/9/2026).
Pengawasan dilakukan untuk memastikan program tersebut dipahami dan dapat dimanfaatkan para pedagang yang terdampak musibah.
Ketua Komisi II DPRD Klaten, Agus Riyanto hadir bersama Wakil Ketua Komisi II DPRD Klaten, Yudi B. Prabawa, dan dua anggota DPRD Komisi II.
Kepala DKUKMP Klaten, Anang Widjatmoko, Kepala Bagian Perekonomian dan SDM Setda Klaten Akhmad Arison, Direktur Utama Perseroda Bank Klaten, Dewi Ekosari, maupun jajaran pemerintah Kecamatan.
Serta juga hadir 101 pedagang Pasar Sidoharjo, yang terdampak kebakaran beberapa waktu lalu.
Sosialisasi ini, berlangsung di ruang pertemuan Kantor Kecamatan Bayat.
Dalam sambutannya, Agus mengatakan bila DPRD Klaten Komisi II hadir dalam rangka menjalankan fungsi tugas.
"Kami Komisi II DPRD Kabupaten Klaten hadir di sini, dalam rangka menjalankan fungsi kami pengawasan," ujarnya.
Dipaparkan, setelah beberapa waktu lalu pascakejadian meninjau lokasi pasar. Maka pertemuan kali ini merupakan tindak lanjut.
Agus menjelaskan, bila DPRD Klaten telah menyetujui anggaran APBD perubahan 2026.
"Jadi di APBD perubahan ini alhamdulillah sudah dianggarkan, yang pertama untuk renovasi pasar Bayat tahap pertama," jelasnya.
Kemudian yang kedua, pemerintah juga menganggarkan pembangunan pasar darurat.
"Kemudian anggaran yang ketiga, kami kemarin dengan Pak Bupati dan jajarannya tentunya sudah menganggarkan tambahan untuk subsidi bunga," paparnya.
Agus menilai, pihaknya hadir untuk pengawasan dan melihat eksekutif termasuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
"Kami lihat bahwa eksekutif termasuk badan usaha milik daerah dalam hal ini Bank Klaten, sudah menjalankan program-program yang kemarin sudah dianggarkan khususnya di RAPBD Perubaan," kata Agus.
"Untuk itu, terima kasih kepada jajaran eksekutif dan Bank Klaten," imbuhnya.
Guna membantu pedagang yang terdampak kebakaran, pemerintah membantu dengan memberikan program bantuan subsidi bunga ringan (Subur) di Bank Klaten.
Dana alokasi khusus bagi pedagang terdampak kebakaran bencana, sebagai pinjaman modal usaha dengan bunga pinjaman subsidi 80 persen.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan pedagang yang sebelumnya terdampak kebakaran dapat kembali menjalankan usaha kembali.
Sebelumnya, kebakaran Pasar Sidoharjo sendiri terjadi pada Senin sore, 27 Juli 2026.